
Simalungun, Lintangnews.com | Bupati Radiapoh Hasiholan Sinaga dan Wakil Bupati, Zony Waldi menghadiri pengukuhan pengurus Pimpinan Daerah Majelis Ulama Indonesia (PD-MUI) Simalungun masa khidmat 2021-2025 di Gedung MUI Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Sabtu (6/11/2021).
Pengukuhan yang dilakukan Ketua MUI Sumatera Utara, Maratua Simanjuntak itu dirangkai dengan perayaaan Maulid Nabi Muhammad SAW dan penyerahan bantuan kepada 10 orang Nazir Masjid. Termasuk dana bantuan pembangunan sejumlah Masjid oleh MUI Sumut dan Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Mursyid.
Bupati dalam sambutannya menyampaikan selamat dan sukses kepada pengurus MUI yang dilantik. Radiapoh juga mengajak seluruh pengurus MUI baik di pimpinan daerah hingga Kecamatan dapat bersinergi dalam menjalankan program-program pemerintah, serta menjaga keberagaman di Simalungun.
Dia mengatakan, bersama Wakil Bupati akan memikirkan kebutuhan-kebutuhan para umat di Simalungun, yang berkaitan dengan masalah kesejahteraan.
“Nazir Masjid juga perlu mendapatkan perhatian. Pemerintah harus hadir di tengah-tengah para Nazir Masjid. Karena, peranan Nazir Masjid sangat besar dalam pembangunan Simalungun kedepan,” kata Bupati.
Radiapoh menegaskan, semakin banyak orang-orang baik di Simalungun, maka akan semakin kuat pemerintah dalam membangun daerah itu.
“Saya bersama Wakil Bupati, sudah sepakat akan menampung anggaran MUI Simalungun. Namun, saya meminta para ulama untuk memberikan dukungan terhadap kerja kami berdua. Jangan pula kami dikompor-kompori,” kata Bupati.
Radiapoh juga menjanjikan memberangkatkan 3 orang jamaah untuk umroh ke tanah suci dari dana pribadinya. Tiga orang yang nantinya diberangkatkan dipilih pengurus MUI Simalungun.
Kegiatan pelantikan diawali dengan Shalawatan yang dibawakan Group Shalawat Horasma dan pembacaaan ayat suci Al-Quran oleh Azril Nasution.
Ketua MUI Simalungun, Abdul Halim Lubis menyampaikan, kepengurusan MUI Simalungun yang dilantik merupakan kepengurusan yang terpilih pada Musyawarah Daerah (Musda) MUI Simalungun pada 5 bulan lalu.
Pengukuhan kali ini mengambil tema ‘Sinergi MUI-Pemerintah Dalam Menjaga Ukhuwah dan Nilai Nilai Wasathiyah di Tanoh Habonaron Do Bona’.
Tema itu diambil, dengan harapan kedepan MUI dan pemerintah khususnya Pemkab Simalungun, dapat berkolaborasi sinergi dalam menegakkan nilai-nilai kemajemukan dan keberagaman di daerah tersebut. (Rel/Zai)


