Bupati Samosir Rapat Khusus dengan Dirjen Bina Marga Melalui Zoom Meeting

Bupati Samosir, Vandiko Gultom didampingi sejumlah pimpinan OPD mengikuti rapat khusus khusus dengan Dirjen Bina Marga secara zoom meeting.

Samosir, Lintangnews.com | Bupati Samosir, Vandiko Gultom menghadiri rapat khusus dengan Direktorat Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) secara zoom meeting, Jumat (2/7/2021) kemarin.

Ada pun dasar rapat dimaksud memenuhi surat Bupati Samosir kepada Dirjen Bina Marga tanggal 22 Juni 2021 perihal permohonan audiensi.

Rapat dihadiri Sesditjen Bina Marga, Abram Barus, Kasubdit Program, Kasubdit Jalan Daerah, Kasubdit Sistem Jaringan dan Kepala BPJN Medan beserta Tim.

Sedangkan Bupati Samosir didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Rudi Siahaan, Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sarimpol Manihuruk, Kadis PeraKPP, Hut Isasar Simbolon, Kadis Pariwisata, Dumosc Pandiangan, Kadis Lingkungan Hidup, Sudion Tamba dan Kabid Sarpras Bappeda, Dermawan Sinaga.

Vandiko memaparkan pentingnya sinergitas dan sinkronisasi program Kabupaten, Provinsi dan Pusat, dengan didukung regulasi atau dokumen. Di antaranya dokumen Integrated Tourism Master Plan (ITMP) Danau Toba dan ditetapkan sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas.

Usulan program pembangunan yang disampaikan yakni, lanjutan peningkatan jalan lingkar pesisir Danau Toba konektivitas 7 Kabupaten ruas Simpang Gonting-Janji Raja (batas Kabupaten Humbang Hasundutan) sepanjang 42,58 Km dan jalan Limbong-Simpang Parmonangan -Binangara (batas Kabupaten Dairi) sepanjang 34,82 Km.

Selanjutnya, pembangunan Jalan Pangururan By Pass (Sialanguan-Rianiate) sesuai dokumen ITMP Danau Toba.

“Urgensi jalan itu dalam rangka pengembangan Kota Pangururan dan mengurai kemacetan. Apalagi akan dibangun Waterfront city Pangururan oleh Ditjen Cipta Karya yang berpotensi akan menambah kemacetan,” sebut Vandiko.

Usulan lainnya, peningkatan akses jalan menuju desa-desa wisata di Samosir (45 Desa Wisata). Program pengembangan Desa Wisata merupakan kebijakan nasional, bahkan menjadi prioritas Kementerian Pariwisata, Kementerian Desa PDT dan BPODT, sehingga perlu dukungan dan penanganan dari Ditjen Bina Marga. Apalagi Samosir merupakan bagian dari DPSP Danau Toba.

Menanggapi itu, Abram Barus mengatakan, beberapa usulan dimaksud sudah menjadi prioritas di Tahun Anggaran (TA) 2022. Sedangkan khusus usulan penanganan ruas jalan menuju 45 Desa Wisata akan membentuk tim khusus untuk memverifikasi dan mensinkronkannya dengan program Kementerian lainnya.

Secara khusus, usulan Bupati Samosir akan dilaporkan kepada Dirjend Bina Marga dan Menteri PUP,  termasuk Jalan By Pass Pangururan dan menuju Pelabuhan Tigaras di Kabupaten Simalungun.

“Kami akan mengawal usulan dimaksud disesuaikan dengan regulasi dan kemampuan keuangan Negara. Juga berharap agar proyek strategis nasional bidang Bina Marga yang sedang berlangsung di Samosir untuk dikawal Bupati agar berjalan lancar sesuai rencana,” sebut Abram. ( Tua)