Bupati Simalungun Hadiri Peresmian Balai Pendeta Kerpanius Purba dan Jenus Purba Siboro

Bupati Simalungun, JR Saragih didaulat menggunting pita tanda kedua Balai Pendeta GKPS diresmikan.

Simalungun, Lintangnews.com | Bupati Simalungun, JR Saragih, bersama Ephorus GKPS, Pdt M Rumanja Purba meresmikan 2 unit bangunan Balai Pendeta yang ditandai dengan pengguntingan pita di komplek Kantor Pusat GKPS Jalan Pdt J Wismar Saragih, Kota Siantar, Rabu (1/5/2019).

Adapun kedua balai yang diresmikan yakni Balai Pendeta Kerpanius Purba yang berada di lokasi Kantor Pusat GKPS Pematang Siantar dan Balai Pendeta Jenus Purba Siboro yang merupakan gedung RBM di Parsinalihan, Bulu Pange, Pamatang Raya, Kabupaten Simalungun.

Pemberian nama Pendeta Kerpanius Purba dan Pendeta Jenus Purba Siboro kepada kedua bangunan ini merupakan bentuk penghargaan GKPS kepada para Pendeta terdahulu atas jasanya dalam penyebaran Agama Kristen, serta perjuangan awal mendirikan gereja GKPS di tanah Habonaron do Bona.

Acara peresmian diawali dengan Iiadah di lokasi area jogging track sepanjang 2,1 KM. Di tempat ini, Bupati Simalungun secara resmi membuka penggunaan area jogging track dengan pengguntingan pita yang disaksikan langsung oleh Ephorus GKPS.

Dilanjutkan dengan penanaman pohon oleh Ephorus, Sekjen GKPS, Pdt  Paul Ulrich Munthe, Bupati JR Saragih, Sekdakab, Gidion Purba, pengurus Badan Usaha GKPS, AKBP Elisben Purba, Effendy Purba serta para tokoh lainnya.

Dalam khotbahnya, Ephorus menyampaikan, bahwa gereja harus menjadi pionir dalam segala aspek kehidupan, termasuk bisnis perekonomian untuk kemuliaan nama Tuhan.

Namun, bisnis yang dilakukan oleh gereja bukan berorientasi kepada uang, tetapi membangun komitmen kebersamaan untuk semakin meningkatkan pelayanan dan bersaksi tentang kebaikan Tuhan.

“Panggilan hidup bagi kita adalah gaya hidup kreatif dan produktif. Lewat bisnis kita juga dapat berkarya untuk kemuliaan nama Tuhan,” ujar Ephorus.

Dalam sambutannya, JR Saragih menyampaikan, gereja juga harus aktif dan kreatif dalam mendukung roda pembangunan dan perekonomian di daerah untuk mendukung pemerintahan, sehingga bermanfaat bagi jemaat gereja dan lingkungan sekitarnya.

“Gereja bisa menjadi kuat jika jemaatnya juga kuat. Untuk itu gereja harus berperan serta dalam meningkatkan roda perekonomian dengan memanfaatkan aset dan Sumber Daya Manusia (SDM) gereja, sehingga memberikan dampak bagi warga jemaat maupun lingkungan sekitar,” ujar Bupati.

JR Saragih juga mengajak warga Simalungun untuk bersatu dan saling mendukung untuk kemajuan Simalungun. Menurut Bupati, warga Simalungun harus saling menguatkan satu sama lain untuk bersama- sama mendukung pembangunan dan kemajuan di Simalungun.

“Kita harus bersatu dan jangan saling menjatuhkan satu sama lain, sehingga bisa mewariskan kebanggaan bagi anak cucu nantinya. Sama seperti kita bangga akan pendahulu kita yakni Pdt Kerpanius Purba dan Pdt Jenus Purba yang telah mewariskan GKPS sebagai wadah untuk bersatu bagi warga Simalungun,” kata Bupati. (rel/zai)