Kapolres Simalungun Pimpin Upacara Pemakaman Ipda Anumerta Tunggul Simbolon

Pelaksanaan upacara pelepasan jenazah Ipda Anumerta Tunggul Simbolon.

Simalungun, Lintangnews.com | Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan pimpin pemakaman tradisi Kepolisian Ipda Anumerta Tunggul Simbolon di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Balata Kecamatan Jorlang Hataran, Kabupaten Simalungun, Rabu (1/5/2019).

Almarhum dengan jabatan terakhir sebagai Kanit Propam Polsek Bosar Maligas Polres Simalungun itu meninggal pada Senin (29/4/2019) saat pulang dari Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Simalungun mengawal pergeseran kotak suara Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2019.

Turut hadir Bupati Simalungun, JR Saragih, Dandim 0207/Simalungun, Letkol Inf Frans K Panjaitan, Ketua KPUD, Raja Ahab Damanik, Sekda Gideon Purba, Ketua Bawaslu, M Choir Nazlan Nasution, PJU Polres, Danramil 09/Tiga Balata, Kapten Inf B Panjaitan, para perwira dan Brigadir sejajaran Polres Simalungun.

Hadir juga Ketua Bhayangkari Cabang Simalungun, Uly Tyas Liberty bersama pengurus juga ikut hadir beserta keluarga dan masyarakat sekitar Tiga Balata.

Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan menjadi irup pemakaman Ipda Anumerta Tunggul Simbolon.

Letusan senjata dari para anggota penembak Salvo Polres Simalungun dan isak tangis keluarga almarhum membaur jadi satu saat mengiringi pemberangkatan jenazah dari Jambur Tiga Balata, Kelurahan Tiga Balata.

Almarhum meninggal dunia di Tempat Kejadia Perkara (TKP) akibat kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Jalan Siantar-Parapat Km 5, Kelurahan Tong Marimbun, Kecamatan Siantar Marimbun, Kota Siantar, Senin (29/4/2019) sekira pukul 02.15 WIB.

Pada saat kejadian itu, almarhum sedang melaksanakan tugas pengamanan Pemilu Serentak 2019 usai mengantarkan kotak surat suara ke KPUD Simalungun.

Kepergian almarhum meninggalkan 1 orang istri dan 2 orang anak. Juga menjadi duka bagi rekan-rekan kerjanya di Mapolres Simalungun.

Bupati JR Saragih saat menyalami pihak keluarga Ipda Anumerta Tunggul Simbolon.

JR Saragih dalam kesempatan itu juga turut menyampaikan atas nama Pemkab Simalungun mengucapkan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya Ipda Tunggul Simbolon saat sedang menjalankan tugasnya.

Dalam hal ini, Pemkab Simalungun memberikan bantuan berupa uang tunai untuk keluarga yang ditinggalkan, sembari memberikan bantuannya secara langsung.

Usai melaksanakan upacara pelepasan, jenazah diberangkatkan menuju TPU Kelurahan Tiga Balata. Di TPU, kembali acara pemakaman digelar dan kembali langsung dipimpin oleh Kapolres Simalungun dan diikuti ratusan anggota Polres Simalungun, keluarga dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Kapolres mengatakan, meninggalnya almarhum membuat Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) telah kehilangan salah satu putra terbaiknya. Serta mendoakan pada Tuhan Yang Maha Kuasa kiranya almarhum ditempatkan di sisinya sesuai amal dan ibadahnya, serta jasa dan pengabdiannya.

“Sebagai umat yang beriman, kita harus meyakini bahwa setiap yang hidup akan mengalami kematian. Hidup di dunia ini tidak ada yang bersifat kekal. Persoalannya kapan kematian itu datang, dimana itu akan terjadi, tidak ada satu manusia pun yang dapat mengetahuinya, selain Tuhan Yang Maha Kuasa,” kata  Kapolres. (rel/zai)