Cegah Banjir, Semangat Gotong Royong Terus Digalakkan di Tengah Masyarakat

Kegiatan gotong royong yang dilakukan di Jalan Medan, Kecamatan Siantar Martoba.

Siantar, Lintangnews.com | Guna mencegah banjir di tengah musim hujan sekaligus menciptakan lingkungan pemukiman yang bersih dan sehat, puluhan warga melaksanakan gotong royong di Jalan Medan, Kecamatan Siantar Martoba., Kota Siantar.

Kegiatan gotong royong ini disebut memiliki tekad kuat dalam menumbuhkembangkan ikatan kekeluargaan di tengah-tengah masyarakat. Karena bagaimana pun bumi merupakan milik bersama yang harus dirawat kebersihan dan keindahannya secara bersama-sama.

“Mewujudkan gotong royong di tengah derasnya arus globalisasi dengan efek konsumerisme bermental ‘instan’, hal ini sangat mendesak dilakukan,” sebut Daud Simanjuntak selaku Anggota DPRD Siantar di sela-sela mengikuti kegiatan gotong royong, Jumat (21/5/2021).

Disampaikan anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Siantar ini, pelaksanaan gotong royong mewujudkan Siantar yang bersih, indah dan lestari dengan menumbuhkembangkan kesadaran seluruh elemen masyarakat, untuk memulai hidup bersih dari rumah dan lingkungan sekitarnya.

Lanjut Ketua Musyawarah Kekeluargaan Gotong  Royong (MKGR) Kota Siantar ini, bersama elemen masyarakat Katolik dan elemen masyarakat lainnya bergerak merintis kembali untuk merajut nilai kekeluargaan/kegotongroyongan.

“Tujuannya gar nilai kekeluargaan atau kegotongroyongan jangan sampai punah ditelan zaman,” tandasnya.

Kegiatan gotong royong ini lebih kurang diikuti 50 orang, terdiri dari MKGR Siantar, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Orang Muda Katolik (OMK) Gereja Katolik Santo Fransiskus Asisi Jalan Medan, OMK Santo Clara Jalan Lapangan Bola Atas, Punguan Ina Gereja Katolik Santo Fransiskus Asisi Jalan Medan, Gereja Katolik Santo Clara Jalan Lapangan Bola Atas dan Biara Kapusin Jalan Medan.

Kegiatan gotong royong ini juga dibantu armada pengangkutan sampah dari Dinas Lingkungan Hidup Pemko Siantar yang selalu memberikan dukungan penuh dalam kegiatan gotong royong yang telah dilakukan sebanyak 6 kali di lokasi berbeda. (Elisbet)