Cukup Fantastis, BKP Medan Sumbangkan Rp 138 Miliar Lebih di Nasional Ekspor 2022

Kegiatan Nasional Ekspor tahun 2022 di kantor Balai Karantina Pertanian Medan.

Deli Serdang, Lintangnews.com | Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas II Medan ikut mensukseskan kegiatan Nasional Ekspor Tahun 2022 yang dilaksanaka serentak di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Karantina Pertanian di seluruh Indonesia.

Pusat pelaksanaannya digelar secara gybrid di Jambi dan dihadiri Presiden, Joko Widodo dan Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo, Kamis (7/4/2022).

Pelaksanaan Nusantara Ekspor ini diselenggarakan di kantor BKP Kelas II Medan di Dusun Lestari Desa Pasar V Kebun Kelapa, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang dalam rangka memeriahkan persiapan gelaran Presidensi G20 pada Kelompok Kerja Pertanian Tahun 2022.

Kepala BKP Medan, Lenny Hartati Harahap menyampaikan, pelaksanaan Nusantara Ekspor merupakan satu dari lima agenda ekspor komoditas pertanian pada tahun ini. Empat kegiatan lainnya, yakni Kartini Ekspor pada April, Bangkit Ekspor pada Mei, Merdeka Ekspor pada Agustus dan Gebyar Ekspor pada bulan Desember.

“Nusantara Ekspor akan diikuti 50 pintu pengeluaran ekspor secara daring. Target nilai komoditas pertanian yang diekspor pada kegiatan kali ini mencapai Rp 17 triliun, naik dari capaian sebelumnya sebesar Rp 14 triliun. Khusus BKP Medan, menargetkan tahun ini dapat menembus angka Rp 4,5 triliun di tahun 2022,” ujar Lenny.

Dia optimistis, target dapat tercapai lantaran potensi ekspor komoditas pertanian asal Sumatera Utara sangat menjanjikan. Begitu banyak komoditas melalui sektor pertanian dan perkebunan di daerah ini yang diminati pasar luar negeri. Namun, diakuinya memang butuh pendampingan guna memastikan komoditas pertanian itu aman dan layak ekspor.

“Target kita secara akumulatif (nasional) Rp 17 triliun. Sejauh ini (untuk Sumut) baru Rp 138 miliar sampai tanggal 10 April 2022  dan target kita sampai bulan Desember 2022 ada peningkatan 35 persen. Semoga Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor Pertanian kita terus meningkat,” sambungnya.

Lenny menambahkan, hingga kini pihaknya terus mendorong agar ekspor pertanian di berbagai Kabupaten/Kota lingkup Sumut dapat terus meningkat. Untuk itu, pihaknya terus melakukan pendampingan dimana diselenggarakan nota kesepahaman antara eksportir dan petani.

Hadir pada Nasional Ekspor itu yakni, Bea Cukai Kualanamu, PT Angkasa Pura II, perusahaan kargo dan pengguna jasa. (Idris)