Di Tangan Susanti, Siantar Akhirnya Memiliki Produk Air Mineral Uli

Wali Kota, Susanti Dewayani bersama Ketua Dekranasda, Kusma Erizal Ginting saat melaunching air minum dalam kemasan Uli.

Siantar, Lintangnews.com | Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtauli Kota Siantar memperkenalkan dan meluncurkan produk air mineral dalam kemasan dengan merek ‘Uli’.

Peluncuran itu diresmikan Wali Kota, Susanti Dewayani, berlangsung di Waduk Simarimbun, Jalan Parapat Km 5,5 Kelurahan Simarimbun, Kecamatan Siantar Simarimbun, Selasa (20/12/2022).

Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirtauli, Zulkifli Lubis menerangkan, Perumda Tirtauli merupakan perusahaan air minum yang memberikan kebutuhan utama bagi manusia melalui air bersih secara khusus dan terutama di Siantar. Demikian juga dengan kebutuhan air siap minum.

Di beberapa tempat di  Siantar, katanya, telah tersedia air siap minum. Seperti di kantor Wali Kota, Masjid Raya dan Kantor Pusat GKPS, Jalan Pdt J Wismar Saragih.  Selain itu, air minum dalam kemasan Perumda Tirtauli yang dapat diminum dimana dan kapan saja.

“Semua ini diwujudkan untuk meningkatkan pelayanan air kepada masyarakat Siantar secara khusus dan masyarakat banyak secara umumnya,” kata Zulkifli.

Kata Zulkifli, air minum Uli dikelola oleh Koperasi Tirtauli Jaya, yakni, koperasinya pegawai Perumda Tirtauli yang akta pendiriannya tanggal 31 Oktober 2018. Sedangkan seluruh aset dan aktivitas koperasi merupakan milik Pegawai Perumda Tirtauli.

Koperasi, sambung Zulkifli, bergerak di bidang simpan pinjam, serta penyedia barang dan jasa, termasuk pengelolaan unit usaha air minum dalam kemasan yang diberi namanya Uli.

Lebih lanjut Zulkifli menerangkan, proses mulainya unit usaha yakni bulan Oktober 2021. Dimulai dengan pembangunan pabrik. Kemudian di Desember 2021, dilakukan pembelian mesin-mesin, seperti mesin galon, mesin botol dan mesin lite cup beserta perlengkapan lainnya yaitu, tabung filter dan mesin ozon. Kemudian, dilanjutkan dengan mengurus surat perizinan yang terbagi dalam tiga tahap.

Dimulai dengan Sertifikat Produk Penggunaan tanda SNI oleh Badan Standarisasi dan Kebijakan Jasa Industri Balai Riset dan Standarisasi Industri Medan Kementerian Perindustrian (Lembaga Sertifikasi Produk Medan) dengan Nomor SNI : 35532015 tanggal 18 April 2022.

Lalu, surat izin edar pangan dan olahan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dengan Nomor Sertifikat BPOM : MD 265202001356 Tanggal 17 Oktober 2022.

Terakhir, pengurusan Sertifikat Halal oleh Kementerian Agama (Kemenag) melalui Badan Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal (BPJPH) dengan Nomor : ID12110000477740522.

Zulkifli juga menyebutkan, air minum dalam kemasan Uli direncanakan memiliki 3 kemasan yakni, kemasan galon, kemasan 330 ml dan 600 ml, serta kemasan cup/gelas.

Dikarenakan pengelolaan dan keuntungan dari unit usaha air minum dilakukan secara profesional, Zulkifli mengharapkan, seluruh jajaran Pemko Siantar, terlebih kepada Wali Kota agar memberikan dukungan yang sebesar-besarnya apabila pihaknya tidak menyediakan air minum secara gratis, atau semua produk harus berbayar.

“Sebab unit usaha ini independen sebagai unit usaha Perumda Tirtauli,” sebut Zulkifli.

Harapan lainnya, air minum dalam kemasan menjadi produk yang diutamakan untuk dikonsumsi di lingkungan Pemko Siantar, lembaga-lembaga dan masyarakat . Bahkan di seluruh Indonesia dan dunia.

Sementara itu, Wali Kota mengucapkan terima kasih dan menyampaikan apresiasi kepada Perumda Tirtauli yang memperkenalkan produk air minum dalam kemasan.

“Alhamdulillah, mulai hari ini Perumda Tirtauli tidak hanya melayani masyarakat di bidang air bersih, tetapi juga memproduksi air mineral dalam kemasan dan resmi diperkenalkan kepada masyarakat Siantar. Baru saja saya merasakan langsung air mineral yang diproduksi Perumda Tirtauli. Rasanya segar dan luar biasa. Dan sudah diakui beberapa pihak, rasa, serta kualitas air Perumda Tirtauli adalah yang terbaik dari sumber-sumber mata air yang ada,” terang Susanti.

Dia menerangkan, saat ini Perumda Tirtauli telah melayani hampir 97 persen kebutuhan air bersih masyarakat Siantar. Namun tidak cukup sampai di situ, Susanti mengajak seluruh jajaran Perumda Tirtauli agar berkerja keras untuk dapat memenuhi 100 persen kebutuhan air bersih masyarakat Siantar.

“Saya berpesan agar Perumda Tirtauli terus memperhatikan kualitas, serta mendorong agar produk air mineral Uli bisa didistribusikan ke instansi pemerintah, TNI-Polri, dunia usaha seperti toko-toko retail, hotel, restoran dan rumah makan,” paparnya.

Dirinya juga mengharapkan air mineral Uli hadir sebagai produk asli daerah yang diunggulkan, dibanggakan dan diharapkan mendongkrak perekonomian masyarakat.

“Menjadi produk unggulan dan menjadi pemenang di rumah sendiri. Saya berharap, air mineral Uli dapat membawa dampak ekonomi, seperti membuka peluang kerja dan tenaga kerja, mulai proses produksi hingga distribusi. Sehingga pengangguran dapat kita kurangi,” terang Susanti.

Selain itu, tentunya perputaran ekonomi akan meningkat dan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang nantinya akan kembali ke peningkatan kesejahteraan masyarakat Siantar. Serta dampak yang tidak kalah penting adalah mengurangi kemiskinan, yang merupakan pekerjaan rumah (PR) semua pihak.

Susanti juga berharap, produk ini memiliki nilai lebih dibandingkan produk air mineral yang selama ini sudah ada di pasaran. Sehingga air minum dalam kemasan Uli bisa bersaing secara sehat dengan produk lainnya.

“Saya juga mengusulkan agar dalam kemasan diberikan keterangan, Uli bersumber dari mata air alami, bukan dari air tanah (bor). Sehingga menjadi penarik untuk dikonsumsi masyarakat banyak,” katanya.

Kepada jajaran Direksi Perumda Tirtauli, Susanti mengingatkan untuk selalu mengevaluasi dan mengawasi dengan ketat proses produksinya. Dengan demikian kualitas tetap terjamin.

Lebih lanjut Susanti memohon dukungan dari seluruh lapisan masyarakat untuk menggunakan air mineral Uli.

Dia juga mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD),  pengusaha restora dan pengusaha pariwisata untuk sama-sama mempunyai komitmen maupun tanggung jawab yang tinggi bagaimana air mineral Uli dapat berkembang dan menjadi produk unggulan.

“Mulai hari ini saya mengajak dan mengimbau seluruh OPD, Kecamatan dan Kelurahan untuk menggunakan air mineral Uli. dalam setiap kegiatan,” kata Susanti, dan mengharapkan menjadi salah satu produk air mineral kemasan terbaik, serta memberikan kontribusi positif terhadap berkembangnya dunia industri di  Siantar.

Acara dilanjutkan dengan peninjauan langsung proses produksi oleh Wali Kota beserta Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPW BI) Siantar, Teuku Munandar, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), Siantar, Kusma Erizal Ginting dan para tamu undangan. (Elisbet)