Dibiayai APBD, Panitia Kejurda Karate Tebingtinggi Kutip Biaya Pendaftaran

31
Penutupan Kejurda Karate Piala Wali Kota Tebingtinggi tahun 2019.

Tebingtinggi, Lintangnews.com | Meskipun dibiayai APBD Kota Tebingtinggi setiap tahunnya, ternyata seluruh atlit karate yang ikut bertanding di Kejuaraan Daerah (Kejurda) Karate Piala Wali Kota tetap dikutip biaya pendaftaran alias tidak gratis.

Ternyata dari 912 orang atlit karate yang ikut bertanding dari sejumlah daerah dan Propinsi itu bisa meraup uang cukup wow senilai ratusan juta rupiah. Biaya pendaftaran para atlit sebesar Rp 100 ribu per grup dan biaya per grup Rp 400 ribu.

Kepala Dinas Pemuda Olah Raga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Pemko Tebingtinggi, Jumpa Ukur Sembiring ketika dikonfirmasi, Senin (2/11/2019) di ruang kerjanya mengakui adanya kutipan itu.

Menurut Jumpa, dana yang ditampung untuk Kejurda tahun 2019 sebesar Rp 600 juta. Dan biaya itu tidak cukup membayar biaya pesawat juri dari Jakarta sebanyak 20 orang.

Disinggung apakah itu dibenarkan peraturan dan diketahui Wali Kota, Umar Zunaidi Hasibuan adanya biaya pendaftaran para atlit, Jumpa hanya diam dan tidak berkomentar lagi.

Kantor Disporabudpar Pemko Tebingitinggi.

Sesuai catatan, dalam 6 tahun di gelarnya Kejuaraan Karate Piala Wali Kota setiap tahunnya dikutip biaya pendaftaran bagi atlit yang ikut bertanding dan diakui tidak masuk ke dalam kas daerah.

Sekedar diketahui kembali, Forki Medan kembali keluar sebagai juara umum Kejurda Karate Tebingtinggi VI tahun 2019 dengan meraih 12 emas, 8 perak dan 12 perunggu yang berlangsung di GOR Asber Nasution mulai tanggal 21-23 November 2019.

Wali Kota, Umar Zunaidi saat menutup kejuaraan itu mengatakan pihaknya mengucapkan terima kasih kepada PB Forki atas dukungan yang diberikan atas penyelenggaraan kegiatan tersebut..

Umar Zunaidi yang juga Ketua Inkanas Sumut menyatakan, Kota Tebingtinggi siap untuk dijadikan tempat pembinaan karate-karate nasional dan Sumatera Utara.

Melalui event ini diharapkan dijadikan sebuah ajang uji coba bagi karateka, dan dari sini tentunya diharapkan pula akan lahir karateka yang berprestasi di kancah nasional dan internasional. (Purba)