Simalungun, Lintangnews.com | Kepala Dinas Pertanian (Kadistan) Pemkab Simalungun, Ruslan Sitepu menyarankan wartawan agar hadir ke kantornya, Jumat (12/6/2020).
“Ke kantor saja. Biar dijelaskan,” tulis Ruslan via WhatsApp (WA) nya.
Informasi dihimpun, Ketua Kelompok Tani (Poktan) dikawal oknum Kasi (Kepala Seksi) dari Dinas Pertanian (Distan), Roni Edward Tarigan dan fasilitator saat menarik dana bantuan via rekening BRI Simpedes.
“Ini baru narik dananya. Ikut juga dari Distan Simalugun, pak Ronny Tarigan sama fasilitatornya,” ucap Ketua salah satu Poktan, Kamis (11/6/2020) kemarin.
Setelah ditarik, dana bantuan dari pemerintah pusat bersumber APBN disetor pada Ronny Edward.
“Dananya sebesar Rp 35 juta, bantuan dari pusat. Banyak Poktan yang mendapatkan dananya. Bukan hanya satu kelompok,” jelasnya sembari mengaku Bendahara Poktan turut serta ke BRI menarik dana bantuan.
Selain itu, dana bantuan dari pemerintah pusat yang baru ditarik disetor berdalih untuk pembelian bahan-bahan sumur bor di daerah asal Poktan.
“Fasilitator yang belanja bahannya. Itu makanya disetor dan Poktan jadi seperti topeng saja, kayak mana supaya turun dana bantuannya dari pusat. Kalau pak Ronny semacam pengawas dari Distan Simalungun,” jelasnya.
Sementara, salah seorang pegawai Distan melalui telepon seluler, Kamis (11/6/2020) sekira pukul 18.30 WIB membenarkan saat ini ada dana bantuan dari pusat untuk Poktan. “APBN itu untuk tersier dan sumur bor,” ujarnya.
Disebutkan dari Distan sebagai pengawas, Ronny Edward Tarigan. “Iya, dia saat ini memegang proyek dana dari APBD juga. Kasi Pegolahan Lahan dan Air jabatannya,” sebutnya.
Terpisah, Ruslan Sitepu kepada wartawanmenyampaikan, fasilitator untuk memfasilitasi.
“Itu resmi. Kan Poktan bisa saja gak mengerti bagaimana kedalamannya,” ucap Ruslan sembari menuturkan bersama Poktan usai ditanya apakah untuk membelikan bahan-bahan itu fasilitator?
Disinggung Poktan menyetorkan dana bantuan ke Ronny Edward setelah ditarik dari rekening BRI Simpedes. Ruslan mengaku, diserahkan ke fasilitator untuk kemudian bersama-sama mengerjakan. “Begitu petunjuk teknis (juknis) nya,” jelas Ruslan.
Kembali disinggung soal Poktan setorkan dana bantuan pada Ronny Edward setelah ditarik dari rekening BRI Simpedes, Ruslan menyarankan agar ke kantor saja. “Kantor lah besok,” katanya. (Zai)


