Diduga Pungli Guru Honorer, Oknum Korwil Disdik Bandar Langsung Blokir WA   

59
Korwil Pendidikan Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun, Lasmida Sirait.

Simalungun, Lintangnews.com | Oknum Koordinator Wilayah (Korwil) Dinas Pendidikan Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Lasmida Sirait langsung memblokir nomor WhatsApp (WA) nya.

Ini setelah membaca isi konfirmasi yang dilayangkan lintangnews.com, jika diduga dirinya telah melakukan pungutan liar (pungli) terhadap para guru honorer, kemarin.

Informasi merebak dihimpun, beberapa guru honorer dari berbagai sekolah di Kecamatan Bandar mengaku dipatok harga Rp 1,2 juta untuk menebus Surat Perintah Tugas (SPT) mengajar. Plus Rp 5 ribu untuk biaya fotocopy. Dan pungutan tersebut diserahkan melalui salah seorang staf  Lasmaida bernama Hamida Saragih.

Akibatnya, para guru honorer merasa terbebani, mengingat upah yang mereka terima per bulannya hanya sebesar Rp 1 juta. Meski demikian, secara tidak manusiawi, oknum Korwil Kecamatan Bandar itu tetap memaksa membayar Rp 1,2 juta. Jika tidak menebus, mereka (guru honorer) tidak dibenarkan mengajar.

Bahkan menurut sejumlah guru honorer, Hamidah Saragih yang menerima langsung uang pungutan sempat menyebutkan perinciannya.

Uang sebesar Rp 1 juta untuk disetorkan ke Dinas Pendidikan (Disdik) Pemkab Simalungun. Sementara untuk Korwil, yang dulunya Kepala UPTD hanya memperoleh sebesar Rp 200 ribu. (zai)