Diduga Tak Miliki Modal, Penyebab Pemenang Tender Proyek Dinkes Simalungun ‘Jual’ Kegiatannya

Pelaksanaan bore pile (paku bumi) Puskesmas Sipintuangin proyek Dinkes Simalungun dikerjakan rekanan asal Tanjung Pura, Kabupaten Langkat.

Simalungun, Lintangnews.com | Perusahaan pemenang tender proyek Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Simalungun, PT Afifa Jaya Perkasa ‘menjual’ lagi proyeknya untuk dikerjakan pengusaha lain diduga efek tak mempunyai modal dan menjadi salah satu penyebab tak maksimalnya pelaksanaan kegiatan di lapangan.

“Kalau itu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK/Arnol Saragih) yang tau. Karena Kelompok Kerja (Pokja) hanya mengevaluasi perusahaan yang mengajukan penawaran. Siapa di lapangan bukan ranah kami lagi,” tegas anggota Pokja proyek Dinkes, Dedi Saragih, Rabu (19/8/2021) sekira pukul 16.00 WIB.

Sebagaimana diketahui, lazimnya untuk mengerjakan proyek pemerintah, kontraktor dimaksud seharusnya mengukur kemampuannya sebelum mengikuti tender. Sehingga saat menang tender, tak ‘menjual’ lagi proyek dimaksud untuk dikerjakan pengusaha lainnya.

Sebelumnya, oknum PPK pembangunan gedung Puskesmas Sipintuangin di Kecamatan Dolok Pardamean senilai Rp 4 miliar lebih bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran (TA) 2021, Arnol Saragih, jika PT Afifa Jaya Perkasa pelaksananya.

“Yang jelas itu kegiatan dikerjakan PT Afifa Jaya Perkasa, alamatnya di Tebingtinggi. Direktur perusahaan yakni bermarga Sitanggang,” kata Arnol seraya menyatakan tidak benar kegiatan itu dikerjakan rekanan asal Kota Medan inisial TN.

Diduga guna mengintimidasi profesi jurnalis, Arnol mengatakan, agar media tidak boleh asal memberitakan, sebelum mengkonfirmasi konsultan supervisi proyek Puskesmas Sipintuangin tersebut.

“Tunggu saya tanya dulu Konsultan Supervisi nya,” tukas Arnol. (Zai)