Dinkes Asahan Gelar GeMa CerMat agar Masyarakat Cerdas dan Bijak Gunakan Obat

Foto bersama usai kegiatan GeMa CerMat yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Asahan.

Asahan, Lintangnews.com | Gelar edukasi dan penyebaraan Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat), Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Asahan sampaikan anjuran pemakaian hingga cerdas dan bijak dalam penggunaan obat.

Obat dapat menyembukan penyakit. Nmun juga obat dapat menjadi racun pada tubuh apabila pemakaian tidak sesuai yang dianjurkan.

Hal itu disampaikan pemateri dari verivikator Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kabupaten Asahan Yessi Yulianti yang dihunjuk saat gelar GeMa CerMat di aula kantor Dinkes Asahan, Kamis (15/8/2019).

“Obat pada umumnya untuk menyembukan penyakit. Namun cerdas dalam menggunakan obat yaitu tepat dosis, tepat indikasi, tepat petunjuk, tepat caranya dan mengetahui efek sampingnya,” ujar Yessi.

Dirinya memberi contoh penggunaan obat anti biotik. Apabila salah penggunaan dapat mengakibatkan resistensi terhadap anti biotik yang mana membunuh bakteri. Sehingga tidak membeli anti biotik tanpa resep dokter, serta tidak menggunakan anti biotik selain infeksi bakteri.

“Sama halnya menggunakan obat bebas. Jika tanpa pengetahuan dan memadai seperti dosisi , durasi dan efek samping dalam penggunaan obat bebas, maka akan menyebabkan masalah kesehatan baru,” ujar Yossi.

Dia mengatakan, beberapa cara penggolongan obat, penjelasan terkait penggolongan obat berdasarkan nama, penggunaan, bentui, sediaan fan penandaan pada kemasan obat itu. Lalu kegiatan diisi dengan diskusi dan tes tentang pengetahuan tentang obat

Sebelumnya, Kadis Kesehatan, Aris Yudhariansyah mewakili Pemkab Asahan mengatakan, melalui kegiatan itu dapat meningkatkan pemahaman dan pengetahuan peserta dalam hal penggunaan obat secara rasional juga bijak.

“Melalui kegiatan ini dapat memperoleh pengetahuan, sehingga dapat menyebarluaskan kepada teman dan kerabat di lingkunganny. Sehingga masyarakat Asahan cerdas dalam penggunaan obat,” ujarnya.

Acara juga dihadiri perwakilan dari berbagai organisasi dan lembaga seperti Karang Taruna, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Asahan, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan lainnya. (Heru)