Peresmian ULB, Amarullah Ungkap Dahlan Maju Jadi Calon Bupati Labuhanbatu

Dahlan Bukhari (baju putih) saat menghadiri peresmian Universitas Labuhanbatu dan pelantikan Rektor yang baru.

Labuhanbatu, Lintangnews.com | Ketua Yayasan Universitas Labuhanbatu (ULB), Amarullah Nasution mengungkapkan, Ketua DPRD Labuhanbatu, Dahlan Bukhari akan maju menjadi Calon Bupati pada tahun 2020 mendatang.

Itu diungkapkannya, Kamis (15/8/2019), saat pidato acara peresmian ULB, serta pelantikan Rektor ULB periode 2019-2024.

“Saya sangat dekat dengan Dahlan Bukhari. Beliau dahulu anak didik saya sewaktu di Partai PDI-Perjuangan,” ungkap Amarullah singkat.

Sementara itu, Dahlan Bukhari saat ditemui usai acara, mengaku gembira  atas undangan prosesi peresmian ULB, sekaligus pelantikan Rektor Baru dari Amarullah ke Ade Parlaungan.

“Saya turut senang atas acara peresmian Yayasan Pendidikan Universitas Labuhanbatu menjadi ULB. Saya juga mengucapkan selamat kepada Ade Parlaungan yang telah dilantik menjadi Rektor ULB periode 2019-2024,” sebutnya.

Selain itu, secara pribadi Dahlan menilai, perubahan status Yayasan menjadi Universitas merupakan suatu kemajuan dunia pendidikan di Labuhanbatu.

“Selaku Ketua DPRD, tentu saya mendukung kemajuan pendidikan di Labuhanbatu dan mendorong pemerintah daerah agar benar-benar serius, memperhatikan perkembangan prestasi pendididikan Labuhanbatu berupa dukungan anggaran. Karena tanpa anggaran perkembangan pendidikan akan terhambat,” ucapnya.

Untuk mewujudkan hal itu, Dahlan meminta keseriusan kepada pemerintahan mendatang agar mengalokasikan anggaran sebesar 20 persen baik itu dari APBD maupun APBN.

“Sebentar lagi masa jabatan kepala daerah akan berganti dan digantikan oleh pejabat baru, saya berharap dunia pendidikan Labuhanbatu agar diperhatikan. Kalau saya ditanya bagaimana memajukan pendidikan di Labuhanbatu jawabnya sederhana, namun harus ada keseriusan dalam hal ini yakni pemerintah, harus mendukungnya dengan program, seperti bantuan hibah. Hal ini harus diintervensi pemerintah dengan cara mengatur regulasi peruntukan hibah yang diberikan kepada universitas agar tidak terjadi kucurangan di dalamnya,” sebut Dahlan.

Selain itu, sambungnya, pemerintah harus membuat kerjasama dengan para Dosen yang handal dari dari dalam maupun luar daerah, serta memiliki gelar Doktor hingga Profesor.

“Dengan begitu masyarakat di Labuhanbatu tidak lagi keluar untuk mengkuliahkan anaknya. Tak hanya itu perekonomian masyarakat Labuhanbatu akan semakin berkembang. Apalagi nanti masyarakat di luar Labuhanbatu akan menyekolahkan anaknya kemari, karena yang mengajar adalah dosen doosen yang berpengalaman,” paparnya mengakhiri. (fendi)