Dinkes Simalungun Sosialisasi BLUD Puskesmas

Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Pemkab Simalungun.

Simalungun, Lintangnews com | Pemkab Simalungun melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar sosialisasi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Puskesmas di Wilayah Kabupaten Simalungun.

Secara resmi sosialisasi berlangsung di Hotel Agave Simpang Panei, Kabupaten Simalungun dibuka Bupati Simalungun diwakili Sekretaris Daerah (Sekda), Esron Sinaga, Senin (6/2/2023).

Kadis Kesehatan, Edwin Tony SM Simanjuntak menyampaikan, sosialisasi BLUB dilaksankan mulai tanggal 6-7 Februari 2023 diikuti sebanyak 70 orang peserta terdiri dari stakeholder penerapan BLUD dan Kepala Puskesmas (Kapus) yang menjadi pelaksana BLUD.

Sosialisasi dilakukan dengan metode virtual, sementara narasumber dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Badab Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Sumatera Utara dan Dinkes Sumut.

“Sosialisasi bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pengelola, pembina dan pengawas BLUD, serta Puskesmas, yang diharapkan nantinya dapat menerapkan pengelolaan keuangan BLUD,” sebutnya.

Sementara itu, Bupati dalam sambutannya tertulisnya yang dibacakan Sekda menyampaikan, tingginya tuntutan bagi Puskesmas untuk meningkatkan pelayanan, dimana banyak muncul terkait dengan terbatasnya anggaran yang tersedia bagi operasional Puskesmas, alur birokrasi yang panjang, aturan pengelolaan keuangan dan sulitnya mengukur kinerja.

“Puskesmas yang sudah menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK BLUD) berpeluang meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sementara Puskesmas dengan status BLUD sesuai Permendagri Nomor 79 Tahun 2018, diberikan keleluasaan dalam konteks mengelola baik dari sisi SDM hingga penganggaran,” kata Bupati.

Menurutnya, melalui konsep PPK BLUD diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme, mendorong enterpreneur ship, tranparansi dan akuntabilitas dalam pelayanan publik.

“Perubahan Puskesmas menjadi BLUD merupakan hal yang penting segera direalisasikan. Ini sejalan dengan proses akreditasi Puskesmas yang telah dan sedang dijalankan untuk peningkatan mutu pelayanan kesehatan,” paparnya.

Lanjutnya, sosialisasi ini merupakan langkah awal pembentukan PPK BLUD Puskesmas. Untuk itu kepada jajaran Dinkes diharapkan agar mengikuti kegiatan ini dengan serius, agar dapat melakukan proses selanjutnya sampaikan terealisasinya PPK BLUD bagi seluruh Puskesmas di Simalungun. (Rel/Zai)