Dipastikan Ini Komposisi Kursi DPRD Sumut dari Dapil Siantar-Simalungun

Ilustrasi Caleg.

Siantar, Lintangnews.com | Perebutan komposisi kursi DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumut X (Kota Siantar-Kabupaten Simalungun) hampir sudah dapat dipastikan.

Edy Mulyadi dari Tim Pemantau Data Pemilu Independent menyampaikan hasil pantauan pihaknya dari perhitungan suara di tingkat Kecamatan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Menurutnya, daftar perolehan kursi DPRD Sumut Dapil Sumut X yakni, PDI-Perjuangan memperoleh 2 kursi, Partai Nasdem 1 kursi, Partai Golkar 1 kursi, Partai Demokrat 1 kursi, Partai Gerindra 1 kursi, PKS 1 kursi dan Partai Hanura 1 kursi.

“PDI-Perjuangan mendapat perolehan suara tertinggi dengan menempatkan Calon Legslatif (Caleg) nya di posisi kursi pertama dan ketujuh. Partai Nasdem yang semula diisukan akan memperoleh 2 kursi untuk posisi kedua dan terakhir dipastikan gagal, karena Hanura berhasil menempatkan Calegnya pada urutan perolehan suara tertinggi melampaui caleg lainnya untuk kursi kedelapan,” sebut Edy, Sabtu (4/5/2019).

Menurut pantauan pihaknya, PDI-Perjuangan mendapatkan 2 kursi yaitu untuk posisi pertama dan ketujuh, disusul Nasdem di posisi kedua dengan memperoleh 1 kursi. Diikuti dengan partai lain Golkar, Demokrat, Gerindra, PKS dan Hanura yang juga masing-masing mendapatkan 1 kursi.

“Soal isu yang tersiar tentang Nasdem memperoleh 2 kursi hampir bisa dipastikan itu gagal. Ini karena Hanura dipastikan berhasil menempatkan calegnya sebagai posisi tertinggi dalam perolehan suara untuk menempati kursi terakhir atau kedelapan jauh melampaui caleg dari partai lainnya,” kata Edy.

Lanjut Edy, data itu sedikit memiliki kemungkinan untuk berubah. Ini dikarenakan Tim Pemantau Data Independent secara konsisten mengikuti proses perhitungan di tingkat PPK Kecamatan di Dapil Sumut X.

“Menurut kinerja Tim Pemantau Data Independent yang secara konsisten memantau seluruh perhitungan di tingkat PPK, maka data perolehan yang kami sampaikan itu sedikit kemungkinan untuk dapat berubah,” tutupnya. (red)