Ditetapkan jadi Tersangka, Wali Kota Siantar Mendoakan Kepala BPKAD agar Tetap Tegar

Wali Kota Siantar, Hefriansyah.

Siantar, Lintangnews.com | Pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) di kantor Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Pemko Siantar, pada Kamis (11/7/2019), pihak Polda Sumatera Utara (Poldasu) sudah menetapkan 2 orang tersangka yakni, Kepala BPKAD, Adiaksa Purba dan Bendahara, Erni Zendrato.

Hal itu mendapat tanggapan dari Wali Kota Siantar, Hefriansyah yang ditemui usai memberikan sambutan dalam rapat pembangunan Tugu Sangnaualuh. Hefriansyah mengaku heran ada OTT yang melibatkan bawahannya.

“Heran juga aku, kok ada kejadian seperti ini. Nggak ngerti aku,” ujarnya, Senin (15/7/2019).

Kepada sejumlah awak media, Herfriansyah mengajak semua pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang dilakukan oleh pihak Kepolisian, dengan mengedepankan praduga tak bersalah.

“Untuk kekosongan jabatan, kita tunggulah. Yang pasti pelayanan di Pemko Siantar terus berjalan,” terangnya.

Hefriansyah mengaku Kabag Hukum mewakili Pemko Siantar telah datang ke Poldasu untuk berkordinasi.

“Untuk Adiaksa mari kita doakan dia agar tegar menghadapi persoalan ini. Pastinya, untuk pelayanan kita jamin,” tutupnya sembari masuk ke mobil. (Elisbet)