Ditinggal Mau Apel Pagi, Suken Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Bah Kisat

Jasad korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di Sungai Bah Kisat.

Simalungun, Lintangnews.com | Suken (60) warga Huta I Margosono Nagori Mekar Mulia Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun ditemukan sudah meninggal dunia di Sungai Bah Kisat, Nagori Maligas Tongah, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Sabtu (1/2/2020) sekira pukul 08.00 WIB.

Kapolres Simalungun, AKBP Heribertus Ompusunggu melalui Kapolsekta Tanah Jawa, Kompol J Purba yang diteruskan pihak Humas Polres Simalungun, Minggu (2/2/2020) mengatakan, pihaknya mengetahui adanya penemuan mayat itu setelah mendapat informasi dari masyarakat.

Selanjutnya bersama sejumlah personil berangkat ke lokasi, membuat sket dan berita acara, sekaligus memeriksa saksi-saksi. Sementara jasad korban yang meninggal dunia dilakukan proses evakuasi.

Adapun saksi-saksi dalam peristiwa itu yakni, Romiadi (33) warga Huta I Margosono Nagori Mekar Mulia, karyawan PTPN IV Kebun Balimbingan, Hadan 45) warga Nagori Tanjung Pasir dan Ilham Setiawan (30) karyawan Kebun Balimbingan warga Nagori Maligas Tongah.

Menurut Kapolsekta, jika Sabtu (1/2/2020) sekira pukul 05.50 WIB, saksi Romiadi melintas pekuburan Maligas Tongah mengendarai sepeda motor. Lalu korban menyetop dan minta tolong untuk diantarkan ke Nagori Tanjung Pasir.

Karena saksi harus mengikuti apel pagi di kantor Afdeling II Bah Kisat, korban diturunkan di dekat Pondok Bah Kisat.

“Saya mau apel dulu ya wak. Nanti setelah apel saya antar wawak ke Tanjung Pasir,” kata saksi kepada petugas.

Pihak Polsekta Tanah Jawa melakukan olah TKP.

Selesai mengikuti apel, Romiadi selanjutnya mencari korban dan tidak menemukan di tempat awal diturunkan.

Lalu saksi mencari ke arah Jembatan Bah Kisat dan menemukan sendal jepit korban di atas jembatan. Dan diduga korban melompat ke dalam sungai.

Sekira pukul 07.00 WIB, warga sekitar melakukan pencarian. Diketahu tinggi jembatan ke bawah sungai berkisar 15 meter. Sekira pukul 08.00 WIB, saksi Ilham dan Hasan menemukan korban sudah meninggal dunia.

Akhirnya korban ditemukan di pinggir sungai tersangkut di batu dengan kondisi sudah tidak bernyawa. Jarak antara jembatan Bah Kisat ke lokasi jasad korban ditemukan diperkirakan sekira 200 an meter.

Selanjutnya jasad korban dievakuasi dari dalam sungai dan dibawa ke rumah nya di Huta I Margosono Nagori Mekar Mulia.

Dugaan sementara, korban meninggal dunia karena terbentur ke batu sungai. Lalu dibawa arus sungai hingga ke lokasi jasad ditemukan.

“Menantu korban, Hasan mengatakan bahwa Suken ada mengidap sakit menahun atau Parkinson sudah 9 tahun lamanya dan harus makan obat setiap harinya. Keluarga merasa tak keberatan atas meninggalnya korban,” tukas Kapolsekta. (Rel/Zai)