Divonis 10 Bulan, Terdakwa Penganiayaan Ini Minta Banding

Tondo Hutagaol ketika hendak membuka baju tahanan.

Siantar, Lintangnews.com | Majelis hakim vonis terdakwa Tondo Hutagaol alias Tondo Basuki Pilipus Hutagaol selama 10 bulan penjara di Pengadilan Negeri (PN) Siantar, Rabu (5/12/2018).

“Menjatuhkan pidana penjara terhadap Tondo Hutagaol selama 10 bulan penjara dikurangi selama berada dalam masa tahanan,” ungkap Ketua Majelis Hakim, Danar Dono saat membacakan putusan.

Selain itu, majelis hakim juga menyatakan bahwa terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan sebagaimana telah diatur dalam pasal 351ayat (1) KUHP.

Hanya saja vonis yang diberikan majelis hakim lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Selamat Riadi, yang menuntut 1 tahun penjara dikurangi masa penahanan yang telah dijalani.

Terdakwa setelah mendengar vonis itu langsung mengatakan kepada majelis hakim akan melakukan banding atas putusan tersebut.

Pemberitaan sebelumnya, pada Minggu (29/7/2018) sekira pukul 02.30 WIB, saksi korban Enriana Hutabarat terbangun dari tempat tidurnya yang berada di belakang Cafe Muel. Ini lantaran mendengar suara ribut dan teriakan dengan menyebut marga Enriana.

Kemudian, terdakwa menunjuk-nunjuk wajah saksi korban dengan berkata ‘kau Boru Hutabarat tidak boleh lagi kau buka cafe ini, besok tutup kafe ini’. Selanjutnya korban menjawab ‘besok saya buka, kenapa rupanya ini usaha saya’ ujarnya berteriak.

Tenyata teriakan itu pun membuat terdakwa marah. Saat korban beranjak dari kursi untuk meninggalkan terdakwa, ternyata mengikutinya. Terdakwa langsung mendorong korban dari belakang hingga tersungkur. Hal itu membuat bagian wajah korban mengalami luka. (res)