Edi Burung DPO, Ayah 2 Anak Pemilik Sabu 4, 84 Gram Tegar di Persidangan

Terdakwa Sabirin saat diapit petugas.

Tebingtinggi, Lintangnews.com | Rasa bersalah tidak terlihat di raut wajah terdakwa A Sabirin saat dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Said di persidangan Pengadilan Negeri (PN) Tebingtinggi, Rabu (13/3/2019) dipimpin majelis hakim Albon Damanik.

Bahkan, ayah 2 anak itu santai saat keluar dari persidangan, meski dikawal petugas menuju ruang tahanan sebelum dikembalikan ke Lembaga Permasyasrakatan (Lapas) Jalan Pusara Pejuang, Kota Tebingtinggi.

Dalam dakwaan jaksa Said disebutkan terdakwa ditangkap petugas, Rabu (26/9/2018) sekira pukul 21.30 WIB, tepatnya di depan pekarangan rumahnya, Jalan Karya Jaya Gang Keluarga Lingkungan I, Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi.

Terdakwa ditangkap  saksi Briptu Ivan Fernando dan Briptu Syauqatillah, dengan cara melakukan penyamaran sebagai pembeli sabu. Sebelumnya saksi berkomunikasi terlebih dahulu dengan terdakwa .

Selanjutnya Sabiri  memberitahukan alamat rumahnya. Kemudian, Briptu Ivan Fernando dan Briptu Syauqatillah datang menemui terdakwa di rumahnya.

Saat itu, saksi yang menyamar sebagai pembeli sabu memberikan uang sebesar Rp 3 juta kepada terdakwa. Usai menyimpan uangnya di dalam kantong celana depan sebelah kanan, kemudian terdakwa menelepon Edi Burung (DPO) dan menyatakan mau membeli sabu.

Usai bertelepon, terdakwa pun pergi ke alamat Kampung Keling Kota Tebingtinggi  sesuai perjanjian dengan Edi melalui komunikasi via handphone (HP).

Selanjutnya Sabirin menemui para saksi tepatnya di depan pekarangan rumahnya dan menyerahkan 4 bungkus plastik transparan berisikan serbuk kristal diduga sabu dengan berat kotor 4,84 gram dan berat bersih 3,72 gram.

Dalam dakwaan pertama, perbuatan terdakwa tersebut sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 114 ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (purba)