Empat Pelaku Pembobolan Toko Moly Ponsel Dibekuk Polsek Siantar Martoba dari Warnet

Keempat pelaku yang diamankan di Polsek Siantar Martoba.

Siantar, Lintangnews.com | Unit Reskrim Polsek Siantar Martoba berhasil membekuk 2 orang pemuda pelaku pembobol dan 2 orang pria penadah barang hasil curian di Toko Moly Ponsel, Jalan Viyata Yudha, Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalasari.

Diketahui identitas kedua pelaku yakni inisial JPS (16) dan AS (15) keduanya warga Jalan Viyata Yudha, Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalasari.

Sedangkan penadah barang hasil curian yakni, Rinaldi Hamonangan Malau (21) warga Jalan Singosari dan JS (16), warga Jalan Bola Kaki, Kelurahan Banjar, Kecamatan Siantar Barat.

Informasi dihimpun, kejadian itu diketahui korban pada Kamis (16/1/2020) sekira pukul 07.00 WIB. Saat itu istri korban Michael Nainggolan (22) hendak membuka toko milik mereka.

Sesampai di toko, istri korban melihat pintu tempat usaha mereka sudah dirusak Orang Tidak Dikenal (OTK). Melihat hal itu, istri korban kemudian memberitahu kepada sang suami.

Mendengar itu, lalu Michael Nainggolan bersama saksi Michael Tarigan menemui istrinya. Sesampai di lokasi, korban melihat barang dagangan berupa 37 bungkus rokok berbagai macam jenis, aksesoris handphone (HP), 2 unit HP merk Nokia dan Cherry, serta paket internet berbagai macam kartu ponsel.

Tak terima barang dagangannya digondol maling, Michael bersama saksi melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polsek Siantar Martoba.

Kapolsek Siantar Martoba, AKP Resbon Gultom membenarkan kejadian itu. Dia menyebutkan, usai menerima laporan korban, personil langsung menuju ke lokasi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa saksi-saksi.

“Petugas langsung menuju ke lokasi melakukan olah TKP dan melakukan penyelidikan,” ujarnya, Jumat (17/1/2020).

Saat itu pihak Kepolisian tidak membutuhkan waktu lama melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku.

Di hari yang sama sekira pukul 23.00 WIB petugas berhasil menangkap para pelaku dari Warung Internet (Warnet) OneNet di Jalan Kartini.
Saat diperiksa para pelaku mengaku mempunyai peran masing-masing.

“JPS dan AS yang melakukan pencurian, kalau Rinaldi dan JS yang menjualkan barang curian,” jelas Kapolsek.

Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sebesar Rp 15 juta, dan kini para pelaku sudah dijebloskan ke rumah tahanan Polsek Siantar Martoba. (Irfan)