Simalungun, Lintangnews.com | Sri Dewi Riski (22) warga Nagori Manrayap II Kecamatan Hutabayu Raja, Kabupaten Simalungun berharap adiknya, Nur Fatimah (16) yang pergi meninggalkan rumah Sihol Manurung warga Hutabayu Raja sejak Rabu (16/10/2019) lalu untuk segera pulang.
“Pulanglah adikku. Kakak dan emak kita tak kan marah. Kami merindukanmu. Kami resah dan gelisah, karena tak tau keberadaanmu dimana. Bagi yang menemukan adik ku segera hubungi ke nomor WhatsApp (WA) 085362894124,” imbuh Sri, Minggu (20/10/2019).
Sri menceritakan, adiknya itu pergi dari rumah Sihol Manurung tempatnya bekerja mulai Rabu (16/10/2019) tanpa permisi kepada majikannya itu dan keluarganya. Sehingga berselang 1 hari kemudian, Sihol datang bertanya keberadaan Nur.
“Kubilang sama pak tua Sihol, adikku itu gak ada pulang ke rumah. Tanya punya tanya, teman adikku yang bekerja persis di rumah tangga sebelah rumah pak tua Sihol, dikatakan Nur pergi naik angkot ke arah kota Siantar,” ungkap Sri.
Selanjutnya mereka menanyai supir angkot dimaksud teman adiknya. Disebutkan jika adiknya turun di loket bus Intra di sekitar Ramayana, setelah ditelepon seseorang laki-laki. Kemudian dijemput menggunakan becak. Setelah itu pihak keluarga kehilangan komunikasi dan handphone (HP) Nur diketahui tak aktif.
“Sampai saat ini kami tak tau dia (Nur) dimana. HP nya pun tak aktif lagi. Adikku itu pakai gigi behel warna pink hitam, kulit sawo mateng dan tinggi. Sudah kami laporkan ke Polsekta Tanah Jawa pada Jumat (18/10/2019) lalu, tapi belum ada kabar,” ucapnya. (Zai)


