Gagal, Rapat Paripurna DPRD Penetapan Ranperda APBD 2019 Dijadwalkan 2 Juli

Suasana rapat paripurna penetapan Ranperda pertanggungjawaban APBD Humbahas tahun 2019.

Humbahas, Lintangnews.com | Rapat paripurna tentang Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) pertanggungjawaban APBD Kabupaten Humbang Hasundutan tahun anggaran (TA) 2019 di DPRD Humbahas, Senin (29/6/2020) akhirnya dibatalkan dan dijadwalkan 2 Juli 2020 mendatang.

Sebelumnya paripurna 2 kali diskors, karena dari jumlah anggota dewan sebanyak 25 orang dan masih tetap yang hadir hanya 13 orang.

Dari amatan wartawan, rapat paripurna yang dimulai sekira pukul 10.44 WIB, dipimpin Ketua DPRD, Ramses Lumban Gaol didampingi Wakil Ketua, Labuan Sihombing, dihadiri Bupati, Dosmar Banjarnahor, Wakil Bupati, Saut Parlindungan Simamora dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Sebelumnya Sekretaris Dewan, Parlindungan Simamora saat membacakan kehadiran para anggota dewan menyampaikan, dari jumlah 25 orang (termasuk 3 pimpinan dewan) yang hadir 13 orang, 1 sakit dan 11 orang tanpa keterangan.

Sementara Ramses menyampaikan, sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD pasal 97 ayat 1b, yang telah 2 kali diskors, maka rapat ditunda hingga sampai tanggal 2 Juli 2020 mendatang.

Dimana sebelumnya, rapat ini dikembalikan pada pimpinan DPRD dan bukan ke Badan Musyawarah (Banmus).

“Tidak memenuhi kuorum 2/3 dari jumlah anggota DPRD, maka rapat paripurna ini kita tunda. Hasil keputusan pimpinan, maka rapat ini akan kita lanjutkan tanggal 2 Juli 2020,” sebut Ramses sembari mengetuk palu.

Paripurna ini sebelumnya sudah 2 kali diskors. Pertama, diberi waktu 1 jam, sedangkan yang kedua 30 menit. Hingga 2 kali diskors, anggota dewan yang mengikuti rapat paripurna jumlahnya tetap 13 orang.

Rapat yang tanpa hasil itu membuat sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Humbahas kecewa, termasuk Bupati, Dosmar Banjarnauor.

Kekecewaan ini tampak ketika skors yang pertama, Dosmar lebih memilih tidak lagi mengikuti rapat dan langsung pulang dan tanpa bersama-sama dengan anggota dewan untuk makan siang. Sedangkan Wakil Bupati, Saut Parlindungan lebih memilih tetap di lokasi mengikuti rapat.

Saut Parlindungan menanggapi ketidakkehadiran para anggota dewan merupakan hal yang wajar. ” Wajar saja, gak ada masalahnya,” ucap Ketua DPC Partai Gerindra Humbahas ini.

Disinggung, masalah komunikasi antara legislatif dengan eksekutif, Saut menegaskan, itu tidak dapat dijelaskan oleh dirinya.

“Saya gak tau, tetapi kalian juga sudah tau,” ujar Saut sembari berjalan menuju mobil dinasnya. (DS)