Gaji Karyawan Irian Supermarket Kisaran Belum UMK, Ini Kata Hinca Panjaitan

Sekretaris DPP Partai Demokrat, Hinca Panjaitan.

Asahan, Lintangnews.com | Pemkab Asahan melalui surat edaran Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Asahan Nomor : 4366/III-DKT/XI/2018 telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2019 berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sumatera Utara Nomor : 188.44/1438/KPTS/2018 sebesar Rp 2.593.986,64.

Dengan keputusan yang telah ditetapkan, ternyata masih ada perusahaan yang menggaji karyawan dan karyawati tidak sesuai dengan UMK.

Seperti Irian Supermarket Kisaran di Jalan Imam Bonjol No 149 Kisaran, yang merupakan pusat perbelanjaan terbesar di Asahan menggaji karyawan di bawah UMK.

Hal ini diungkapkan salah seorang karyawan Irian Supermarket Kisaran yang tidak mau disebutkan namanya beberapa waktu lalu.

“Gaji tergantung lama bekerja, kalau seperti saya gaji setiap bulannya sebesar Rp 1.900.000. Saya bekerja disini sudah 1 tahun lebih,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Anggota DPR RI Komisi III dari Fraksi Partai Demokrat, Hinca Panjaitan kepada lintangnews.com melalui telepon seluler mengatakan, gaji itu hak bagi karyawan sebaliknya kewajiban bagi pengusaha.

Lokasi Irian Supermarket Kisaran.

“Agar seimbang hak dan kewajiban, negara mengaturnya. Sebagai negara hukum semua harus tunduk pada regulasi yang sah dibuat termasuk pengusaha,” ungkapnya, Sabtu (9/3/2019).

Menurutnya, Pemkab Asahan harus melakukan tugasnya menegakkan aturan yang sudah ada. DPRD Asahan juga sebaiknya melakukan tugas pengawasan,” ucap Sekretaris DPP Partai Demokrat itu.

Terpisah, Anggota DPRD Asahan Komisi D dari Fraksi Partai PDI-Perjuangan, Rosmansyah mengatakan, pihaknya akan melakukan pemanggilan terhadap Irian Supermarket Kisaran.

“Iya nanti kita panggil saja,” ucapnya singkat.

Sementara itu pihak Irian Market melalui Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) bernama Alfin justru mengatakan agar dipertanyakan pada Disnaker apakah semua di Kisaran sudah sesuai UMK.

“Kalau memang semua sudah UMK, mungkin kita bisa ikut. Untuk tahap awal masuk memang gaji sebesar Rp 1.900.000. Ada tahap-tahapannya. Ada juga yang Rp 2 juta lebih,” kata Alfin. (handoko).