Gerakan Toba Bersih Bertujuan Peningkatan Pariwisata di Tengah Pandemi Covid-19

Patrick Lumbanraja selaku Koordinator Komunitas Gerakan Toba Bersih.

Toba, Lintangnews.com I Komunitas Gerakan Toba Bersih bersama masyarakat mengkampanyekan adaptasi kebiasaan baru atau New Normal di kawasan Danau Toba, salah satunya menjadikan ‘Toba Bersih’ untuk meningkatkan kunjungan wisatawan di tengah pandemi Covid-19 atau Virus Corona, Sabtu (26/9/2020) di Pantai Lumban Bulbul, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba.

Hal ini dilakukan untuk menyadarkan para pelaku industri pariwisata dan wisatawan memahami peran masing-masing, dalam menjaga kebersihan di sekitaran Danau Toba, khususnya penerapan protokol kesehatan dalam kebiasaan adaptasi baru di obyek wisata Kabupaten Toba.

Patrick Lumbanraja selaku Koordinator Komunitas Gerakan Toba Bersih menuturkan, gerakan sosial ini bertujuan untuk membersihkan lingkungan di sekitar Danau Toba dalam memerangi masalah sampah, khususnya sampah plastik.

“Gerakan ini juga berperan aktif dengan lahirnya bank sampah pertama di Toba, yakni Bank Sampah Induk (BSI) IAS Toba. Ini sekaligus sebagai wujud syukur, dimana Kaldera Danau Toba telah ditetapkan secara resmi sebagai Unesco Global Geopark (UGG),” paparnya.

Pihak Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), B Simanjuntak menyambut baik inisiatif-inisiatif dari seluruh pihak, yang memiliki semangat untuk mengembangkan kepariwisataan berkelanjutan dan mensejahterakan masyarakat di kawasan Danau Toba.

Menurutnya, kegiatan kampanye adaptasi kebiasaan baru di Balige ini merupakan kedua kalinya, setelah penyelenggaraan yang pertama di Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun.

“Saya harap ini menjadi kolaborasi yang baik antara program pemerintah, dengan inisiatif komunitas lokal yang selaras untuk saling menguatkan kerja sama dalam pembangunan kepariwisataan di Danau Toba,” kata Simanjuntak. (asri)

Tonton Videonya :