GMKI Siantar-Simalungun Soroti Kinerja KNPI Siantar

Siantar, Lintangnews.com | Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Siantar-Simalungun menyikapi kinerja DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Siantar sebagai wadah berhimpunnya Organisasi Kepemudaan (OKP).

GMKI Siantar-Simalungun mengaku kesal dengan kinerja KNPI Siantar yang saat ini dianggap tidak sesuai tujuan awal dibentuknya KNPI.

“Kami memahami bahwa terbentuknya KNPI adalah sebagai wadah berhimpun dari OKP yang diinisiasi Kelompok Cipayung, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), agar mempermudah koordinasi dari setiap OKP di dalamnya. Akan tetapi, bila melihat realita saat ini, kami menilai KNPI Siantar tidak memberikan dampak apapun terhadap OKP yang terhimpun di dalamnyam” ungkap Andre Sinaga selaku Kabid Aksi dan Pelayanan GMKI Siantar-Simalungun, Kamis (19/12/2019)

Menurutnya, ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru yang tersebar dalam bentuk flayer di media sosial (medsos) mencantumkan logo dari setiap OKP yang berhimpun di dalam KNPI Siantar yang saat ini dipimpin Ilal Mahdi Nasution sebagai Ketua dan Alfredo Pance Saragih selaku Sekretaris. Ini membuat GMKI merasa malu melihat kinerja KNPI Siantar.

“Seolah-olah fungsi KNPI hanya sebatas buat flayer, ataupun ucapan-ucapan saja tanpa ada tindakan nyata dalam menyambut Hari Natal dan Tahun Baru,” tambah Andre.

Hal senada disampaikan May Luther Dewanto Sinaga selaku Ketua GMKI Siantar-Simalungun. May Luther menyampaikan beberapa hal penilaian selama KNPI Siantar terpilih yang saat ini belum juga dilantik, lebih kurang setahun.

Adapun beberapa poin penilaian yang disampaikan yakni, tidak adanya koordinasi yang baik dengan OKP dalam setiap mengambil kebijakan di KNPI Siantar. Dan tidak melibatkan OKP dalam program-program KNPI Siantar.

Pihaknya akan segera menyurati DPD KNPI Sumut, El Ardian Shah selaku Ketua, untuk meminta mengevaluasi kinerja KNPI Siantar.

“Demi nama baik KNPI, meminta KNPI Sumut agar mengambil alih tugas kepengurusan (Caretaker) karena tidak memahami tupoksinya,” tutup Luther melalui pers releasenya. (Elisbet)