Siantar, Lintangnews.com | Partai Golkar Siantar adakan rapat pleno para Bakal Calon (Balon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang telah mendaftar ke Partai Golkar, Selasa (17/12/2019) malam.
Hadir dalam kesempatan itu Sekretaris DPD Partai Golkar Sumatera Utara, Amas Muda Siregar, bersama Syahmidun Saragih selaku Wakil Ketua Pemenangan untuk Sumat Daerah Pemillihan (Dapil 10) yakni Siantar dan Simalungun serta sejumlah pengurus Golkar Sumut lainnya.
Ketua Partai Golkar Siantar, Mangatas Silalahi dalam sambutannya menyampaikan, pada sampai tanggal 13 Desember 2019 ada 10 orang yang mendaftar ke partai yang dipimpinnya.
“Dari 10, 8 orang Balon Wali Kota dan 2 orang Balon Wakil Wali Kota,” ungkap Wakil Ketua DPRD Siantar ini.
Mangatas juga melaporkan ada satu Balon Wali Kota yakni Marudut Liberty Panjaitan yang memiliki kendala. “Setelah mengambil formulir, berkasnya dipulangkan, namun daftar isian tak diisi. Makanya ini kami lapor sama tim Pilkada di Sumut,” terang Mangatas.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada tim penjaringan yang telah bersusah payah dalam melaksanakan tugasnya.
“Kurang lebih dua minggu terakhir. Jadi di masa perpanjangan, yang mendaftar 1 orang yakni Budi Utari Siregar,” ujarnya.
Sambung Mangatas, ke 10 calon yang mendaftar akan diputuskan menjadi 3. Namun hal ini akan dijaring di Golkar Sumut. Setelah 3 orang maka akan dihasilkan lah 1 orang Calon Wali Kota yang diusung oleh Partai Golkar untuk Pilkada Siantar,” ucapnya.
Sekretaris Partai Golkar Sumut, Amas Muda Siregar menyampaikan, dalam rangka Pilkada tahun 2020, Partai Golkar melakukan penjaringan dan hasilnya disampaikan melalui rapat pleno diperluas.
“Dilaporkan, ada yang 10 orang yang mendaftar. Nama- nama ini akan dibawa ke Provinsi. Dalam aturan Partai Golkar paling sedikit yang mendaftar 5 orang dan paling banyak 10. Langkah selanjutnya nantinya akan ada fit and propertest dan dilakukan survei. Hasilnya nanti menyisakan 3 calon, dan diserahkan kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto untuk memutuskan siapa calon yang diusung,” tuturnya.
Sekretaris Partai Golkar Siantar, Marli Surya Tama menuturkan, penjaringan dilakukan selama 15 hari, yakni pada Senin (11/11/2019) hingga 25 November tahun 2019. Dan selama penjaringan pertama, ada 9 orang telah mendaftar, yaitu 7 Balon Wali Kota dan 2 Balon Wakil Wali Kota.
“Semua Balon Wali Kota telah mengembalikan berkas. Namun, ada satu yang tidak mengembalikan berkasnya,” ujar nya.
Sambungnya, di masa perpanjangan pendaftaran yang dilakukan selama 7 hari, yakni Sabtu (7/12/2019) hingga Jumat (13/12/2019) ada satu Balon Wali Kota yang mendaftar, sehingga totalnya ada 11 orang mengambil formulir.
“Untuk yang mengembalikan formulir yakni, Asner Silalahi, Binsar Situmorang, Donver Panggabean, Rajamin Sirait, Muhammad Hendra Lesmana, Ida Damanik, Marudut Liberty Panjaitan, Anthon Sihombing, Budi Utari Siregar dan Susanti,” paparnya.
Hanya saja mengingat Liberty Panjaitan yang mengembalikan berkas namun tidak mengisi formulir, sehingga hanya 9 orang lah yang memenuhi syarat secara administrasi.
Dalam rapat pleno disepakati ke 9 nama yang akan diserahkan ke tim penjaringan DPD Provinsi Sumut.
Sebelum mengakhiri acara, dilakukan penandatangan berita acara, serta penyerahan ke 9 nama dari Partai Golkar Siantar ke tim Pilkada di Sumut. Hal ini dilakukan langsung oleh Mangatas Silalahi kepada Amas Muda Siregar.
Turut hadir dalam kesempatan ini, sejumlah pengurus DPD Partai Golkar Siantar, pengurus Kecamatan, pengurus ormas yang didirikan dan mendirikan, serta pengurus sayap, anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Siantar. (Elisbet)


