Hari Kedua Arus Sungai Deras, Barisman Saragih Belum Berhasil Ditemukan

Pihak Polsek Silau Kahean, Tim SAR Medan dan warga melakukan pencarian terhadap Barisman Saragih.

Simalungun, Lintangnews.com | Barisman Saragih (35) warga Huta Pining, Nagori Pardomuan Bandar, Kecamatan Silau Kahean, Kamis (17/1/2019) sekira pukul 08.00 WIB, hanyut dan tenggelam saat hendak menarik jaring ikan bersama 2 orang rekannya di Sungai Kare tidak jauh dari rumahnya.

Namun hingga Jumat (18/1/2019) sekira pukul 15.45 WIB, walaupun sudah diturunkan personil dari SAR Medan, korban belum juga diketemukan.

Diketahui sebelumnya, korban bersama 2 rekannya, Rahman Purba (60) dan Charles Walpen Saragih (40), Kamis (17/1/2019) sekira pukul 08.00 WIB, niatnya hendak melihat dan menarik jaring perangkap ikan yang mereka pasang sehari sebelumnya, Rabu (16/1/2019) sekira pukul 17.00 WIB, malah berujung petaka. Ketiganya hanyut dan terseret di Sungai Kare.

Saat itu, ketiganya pun berusaha hendak menarik jala ikan yang mereka pasang dalam keadaan tertimbun pasir. Namun begitu jaring terangkat, ketiganya bersama jaring malah terseret air sungai hingga hanyut di dalam air.

Proses pencarian terhadap Barisman Saragih yang hanyut di Sungai Kare.

Kemudian ketiganya berusaha menyelamatkan diri. Seperti Charles Saragih berhasil selamat dengan cara berenang. Sementara Rahman Purba sempat terbawa arus sungai sekira 100  meter dan tersangkut batu besar sehingga dapat terselamatkan.

Namun Barisman Saragih tidak berhasil menyelamatkan diri hingga tenggelam dan hanyut serta menghilang dan saat ini belum juga berhasil ditemukan.

“Hingga hari ini kami masih terus berusaha mencari korban bersama Tim SAR Medan dan para warga. Namun kendala di lapangan, arus sungai hari ini terlalu deras hingga menyulitkan tim pencari untuk masuk ke dalam air,” terang Kapolsek Silau Kahean, AKP SM Hutagaol.

Dijelaskannya, saat ini pencarian dengan mengerahkan penyisiran di sepanjang hulu sungai untuk mencari keberadaan korban. Pihaknya hingga kini bersama warga terus mencari dengan berbagai upaya agar korban dapat segera ditemukan. (zai)