Harimau Sumatera Mangsa Ternak Warga Meranti Timur Toba

Bangkai Kambing yang dimakan dan Babi sempat digigit Harimau Sumatera.

Toba, Lintangnews.com | Ternak peliharaan milik warga Dusun VI Sigalapang Desa Meranti Timur, Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Kabupaten Toba diduga dimakan Harimau Sumatera yang tidak jauh dari lokasi hutan margasatwa, Rabu (13/1/2021) sekira pukul 18.30 WIB.

Salah seorang pemilik ternak Babi, Taman Simanjorang mengatakan, awalnya mendengar suara gaduh dari kandang hewan jenis omnivora itu.

Kemudian Taman mengajak istrinya melihat apa yang terjadi dengan ternaknya yang kandangnya berjarak 20 meter dari rumahnya.

“Dengan menggunakan senter handphone (HP), kami kaget melihat seekor Harimau Sumatera sudah berada di dalam kandang ternak. Saya mundur 3 langkah dan membentak Harimau Sumatera itu, sehingga melompat keluar kandang dan lari,” terang Taman, Jumat (15/1/2021).

Staf Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Utara di Suaka Margasatwa Dolok Surungan, Saur Tampubolon saat dikonfirmasi membenarkanya adanya ternak warga dimakan Harimau Sumatera.

Menurutnya lagi, keesokan harinya, Kamis (14/13021), diketahuilah seekor kambing warga bernama Mangara Panjaitan tidak berada di kandangnya. Kambing itu sudah ditemukan mati sekitar 20 meter dari kandangnya, diduga diseret Harimau Sumatera ke areal persawitan di perkampungan itu.

“Warga menemukan tubuh ternak kambing sudah tinggal setengah badan dimakan Harimau Sumatera,” ujarnya.

Saur juga memastikan adanya Harimau Sumatera itu melalui jejak di lokasi penemuan bangkai kambing. Dia mengatakan, ada 15 ekor Harimau Sumatera di hutan margasatwa saat ini.

“Dua tahun lalu kami dapat mengambil foto 3 ekor harimau di sekitar perbatasan pemukiman warga,” jelasnya.

Saur mengutarakan, langkah-langkah yang akan diambil berkoordinasi dengan Bidang Konservasi Wilayah II Pematangsiantar nantinya, agar masyarakat tidak merasa khawatir saat bekerja ke ladangnya.

“Pasalnya, jarak hutan margasatwa ke pemukiman warga hanya 300 meter saja,” pungkasnya (Frengki)