Asahan, Lintangnews.com | Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Asahan, Rahmad Hidayat Siregar menyampaikan, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Utara telah mengadakan rapat koordinasi (rakor), Jumat (7/5/2021) lalu di Medan.
Dalam rapat itu dibahas Kabupaten/ Kota yang berada pada zona hijau, kuning, oranye dan merah. Termasuk juga kondisi Bed Occupancy Rate (BOR) di Rumah Sakit (RS) rujukan dan non rujukan di Sumut.
Berdasarkan hasil rakor itu, wilayah Kabupaten Asahan masuk ke zona kuning. Artinya, warna itu memiliki risiko rendah terhadap penularan Covid-19. “Hal ini sesuai dengan data per tanggal 2 Mei 2021,” ujar Rahmad di ruang kerjanya, Senin (10/5/2021).
Meskipun masuk ke zona kuning, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Pemkab Asahan ini berpesan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap penularan Covid-19.
“Jangan dulu berpuas diri dan optimisme berlebihan. Tetap ikuti imbauan pemerintah untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) dan selalu hidup sehat. Ini merupakan wujud nyata peran masyarakat dalam upaya pencegahan dan penularan Covid-19,” jelasnya.
Rahmad mengatakan, tren kesembuhan pasien Covid-19 memang terus meningkat belakangan ini. Sebaliknya, penambahan kasus harian pun terus menurun.
“Kita harus tetap benar-benar waspada dan tidak boleh lengah. Tidak boleh menyepelekan yang namanya Covid-19 ,” katanya.
Dia juga menyebutkan, upaya menekan kasus aktif Covid-19 harus terus dilakukan. Hal itu sangat bergantung pada kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan prokes.
“Kita mengimbau masyarakat tetap memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, baik yang sudah divaksinasi maupun belum,” paparnya mengakhiri. (Heru)



