Humbahas, Lintangnews.com | Ratusan guru dan siswa-siswi SMP Negeri 4 Dolok Sanggul, Desa Sosorgonting, Kecamatan Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) mengikuti rapid test antigen, Jumat (11/2/2022).
Ini setelah ada seorang guru terkonfirmasi Covid-19. Hasilnya, ada guru dan pelajar yang reaktif.
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Pemkab Humbahas, Hasudungan Silaban melalui Bastian Ritonga sebagai bagian admin tracing Dinas Kesehatan (Dinkes) via telepon seluler.
Bastian mengatakan, pihaknya telah melacak dengan menggelar tes usap antigen kepada guru dan siswa-siswi di sekolah tersebut.
Dari sejumlah guru dan pelajat itu ada reaktif, sehingga langsung ditindaklanjuti dengan test swab PCR.
“Dari jumlah guru di SMP4 4 Dolok Sanggul yang menjalani rapid test antigen , ada hasilnya reaktif, dan langsung dilakukan tes swab PCR. Kami masih menunggu hasil tes swab PCR dari Rumah Sakit (RS),” sebut Bastian.
Ia menjelaskan, rapid test antigen itu terkait kontak erat dengan satu guru yang positif Covid-19 sesuai hasil test swab PCR.
Namun, Bastian tidak merinci berapa banyak guru atau pelajar yang reaktif. Saat ini, sejumlah guru dan pekajar sudah menjalani isolasi mandiri. Termasuk guru yang terkonfirmasi Covid-19.
“Jadi, kita tunggu saja hasilnya, apakah hasil PCR nya positif atau tidak. Kalau tidak, isolasi mandiri (isoman) tak ada lagi. Namun kalau positif, dilakukan isoman sesuai Standar Operational Procedural (SOP),” tambah Bastian.
Sementara, Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 4 Dolok Sanggul, Seventina Purba ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp (WA), hingga berita ini diturunkan tak mau menjawab. (Tumanggor)



