Samosir, Lintangnews.com | Pemkab Samosir melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tingkat Kecamatan Sitio-tio, Jumat(11/2/2022) di Aula Balairung Sitio-tio.
Musrenbang dibuka secara resmi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Daerah, Hotraja Sitanggang. Turut hadir dalam kegiatan itu, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Sitio-tio, Forum Koordinasi Kecamatan (Forkopimca), Kepala Desa (Kades), BPD, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Kepala Sekolah (Kepsek) dan insan pers.
Dalam laporannya Camat Sitio-tio, Harry Naibaho menyampaikan, semua usulan dan komitmen bersama hasil Musrenbang Desa telah sesuai dengan kebutuhan Desa.
Ini sebagaimana dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) yang telah disusun berdasarkan skala prioritas, dengan hasil 69 usulan kegiatan dari 8 Desa.
“Dimana segala usulan yang disampaikan telah disandingkan dengan visi dan misi Pemkab Samosir Tahun 2021-2026 yakni ‘Terwujudnya Masyarakat Samosir yang Sejahtera dan Bermartabat, secara Ekonomi, Kesehatan dan Pendidikan,” sebutnya.
Hotraja Sitanggang dalam sambutannya mengatakan, Musrenbang Kecamatan merupakan sarana untuk menjaring aspirasi masyarakat dalam pencapaian pembangunan yang berkualitas, efektif, efisien, transparan dan akuntabel.
“RKPD Samosir tahun 2023 mengambil tema ‘Percepatan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Perekonomian, Kesehatan dan Pendidikan’. Karena itu, penyusunan RKPD tahun 2023 harus lebih cermat dan integratif dengan metode bottom up. Dimana perencanaan dimulai dari tingkat bawah ke atas untuk mempercepat pemulihan perekonomian demi kesejahteraan masyarakat di Samosir,” ucapnya.
Hotraja juga menegaskan agar para Kades dapat mensinergikan dan menselaraskan Anggaran Dana Desa (DD) dengan program-program prioritas Kabupaten.
“Infrastruktur fisik memang penting, akan tetapi sektor-sektor lain juga harus diprioritaskan. Kades dan BPD harus kreatif dalam menyusun perencanaan pembangunan Desa untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” paparnya.
Kepala Bappeda Litbang, Rajoki R Simarmata dalam paparannya menyampaikan, Musrenbang Kecamatan dilaksanakan untuk menampung segala usulan-usulan pembangunan yang akan disusun dalam RKPD 2023, yang sifatnya prioritas dan bersentuhan langsung untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Rajoki juga menyampaikan, 10 program unggulan pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD 2021-2026 .
Dalam kegiatan Musrenbang juga dilaksanakan dialog interaktif yang dipandu Camat Sitio-tio, dengan beberapa usulan antara lain bidang infrastruktur, pariwisata, lingkungan hidup, kesehatan, pertanian dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), dimana segala usulan yang telah disampaikan langsung ditanggapi dinas teknis.
Kegiatan diakhiri dengan penyerahan berita acara dari Camat Sitio-tio pada Kepala Bappeda Litbang yang telah ditandatangani oleh seluruh Kades untuk dilanjutkan pada Musrenbang Samosir tahun 2022.
Sementara usulan-usulan Musrenbang Sitio-tio yakni, pemagaran sekolah, pembangunan tembok penahan tanah, sarana prasarana air bersih, jaringan irigasi, bronjong kawasan pemukiman, objek wisata, jalan lingkungan, pengembangan ternak kerbau, peningkatan dermaga, jembatan, penataan kampung, pengembangan Jalan Usaha Tani (JUT), bronjong kawasan pemukiman, pengembangan tanaman jahe, pengadaan power threser dan kantor Kades Tamba Dolok.
Rajoki juga menyampaikan, segala usulan telah diinput dalam Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) untuk disinkronkan dengan program pembangunan daerah.
Selain itu, meminta OPD agar membangun komunikasi dengan Pemerintah Desa (Pemdes) untuk mengetahui segala kebutuhan yang diperlukan. Juga membangun jejaring dengan pemerintah atasan untuk membantu program pembangunan di Samosir, mengingat keterbatasan anggaran daerah, serta manfaatkan daerah itu sebagai kawasan strategis pariwisata nasional.
Musrenbang Sitio-tio dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat. (Manru)



