Home Industry Pil Inex, Nyamuk dan Rekannya Diamankan Sat Narkoba Polres Tanjungbalai

Kedua pelaku yang diamankan petugas.

Tanjungbalai, Lintangnews.com | Satuan Reseserse Narkoba Polres Tanjungbalai berhasil mengungkap home industry jenis pil inex atau ekstasi, Minggu (7/11/2021) sekira pukul 01.00 WIB.

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Triyadi membenarkan penangkapan 2 orang tersangka ketika dihubungi melalui telepon selulernya, Senin (8/11/2021).

Menurut Triyadi, pengungkapan kasus ini berdasarkan informasi yang dapat dipercaya, jika ada seorang laki laki yang menjual pinex.

Kemudian personil Sat Narkoba melakukan under cover dan menyaru sebagai pembeli dengan perjanjian inex sebanyak 30 butir. Lalu disepakati berjumpa di pinggir Jalan HM Nur Gang Suka Damai Kota Tanjungbalai.

“Sesampainya di TKP, petugas langsung menemukan dan mengamankan laki-laki Raja Desra Aditia Barmansyah Sim (24) warga Jalan HM Nur Gang Suka Damai Lingkungan I, Kelurahan Pahang, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai,” sebut Kapolres.

Pada saat penangkapan, ditemukan 1 bungkus plastik transparan diduga berisi inex dengan berat kotor 3,52 gram, uang sebesar Rp 600.000, 1 unit handphone (HP) jenis Android merk Oppo warna hitam dan 2 lembar plastik warna kuning berisi jenis pil yang dijatuhkan tersangka.

Dari hasil interogasi petugas, Raja mengakui, pil inex didapat dari Ali Akbar alias Nyamuk (28) warga Jalan Palem Lingkungan III, Kelurahan Bunga Tanjung, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kota Tanjungbalai.

Petugas melakukan pengembangan ke rumah Nyamuk dan berhasil diamankan, Senin (8/11/2021) sekira pukul 01.00 WIB.

Akhirnya petugas menemukan barang bukti di kamar berupa, 1 set alat giling warna putih berisi serbuk obat warna merah dengan berat 3,24 gram, 1 buah lempengan besi bentuk segi 4, 2 buah besi bentuk lingkaran, 1 buah besi bentuk T dengan cetakan angka S, 1 buah martil besi, 1 lembar kertas yang dilapisi aluminium foil , 2 buah pipet plastik transparan, 1 buah besi ukuran kecil, 1 buah sendok warna biru dan 1 buah papan alat tulis dilapisi kertas.

Berikutnya, 6 dus obat merk Antimo Dwnhydrinate, dengan rincian 3 dus dalam keadaan berisi obat dan 3 dus dalam keadaan tidak berisi obat, 3 dus plastik ulip transparan dalam keadaan tidak berisi. 1 lembar kertas komposisi obat Merk Dulcolax ,1 lembar karpet kulit warna hitam dan1 kotak kardus.

Pada saat penggeladahan di rumah Nyamuk disaksikan oleh istrinya dan Kepala Lingkungan (Kepling).

“Saat ini kedua tersangkan diamnakan ke Polres Tanjungbalai guna pemeriksaan lebih lanjut,” sebut Kapolres. (Yuna)