HPN 2022, Wartawan Terima Kejutan Kue dari Bupati Humbahas

Sejumlah awak media bersama Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor, Sekda, Tonny Sihombing, Asisten Pemerintahan Makden Sihombing merayakan HPN tahun 2022.

Humbahas, Lintangnews.com | Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), Dosmar Banjarnahor bersama jajaran memberikan kejutan kepada insan pers dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2022 yang jatuh pada 9 Februari 2022.

Kejutan itu dengan membawa kue lengkap dengan lilin bertuliskan HPN 2022, Kamis (10/2/2022) bertempat di rumah dinas Bupati Humbahas.

Hadir Sekretaris Daerah (Sekda), Tonny Sihombing, Asisten Pemerintahan, Makden Sihombing, dan Kepala Bagian (Kabag) Umum Roland Marbun.

Acara yang diawali pemotongan kue, yang telah disiapkan Bupati dan jajarannya. Kemudian dilanjutkan doa bersama sebagai wujud rasa syukur.

Andy Siregar mewakili rekan-rekan awak media mengatakan, perayaan tersebut merupakan wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa (TYME), karena masih diberikan kesehatan, keselamatan dan kemudahaan dalam menjalankan profesi wartawan selama ini.

“Semoga, kita semua diberikan perlindungan oleh Tuhan saat menjalankan tugas peliputan di lapangan,” ujarnya.

Andy menambahkan, pers adalah media massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik dalam bentuk tulisan. Dimana, tugas peliputan, merupakan tugas yang berat karena bersinggungan langsung dengan berbagai karakter masyarakat.

“Meski begitu pun, kita tetap harus berdoa supaya tetap mampu bekerja semaksimal,” ucapnya.

Sementara Bupati mengucapkan terima kasih kepada insan pers yang selama ini tetap solid menjadi mitra pemerintah. Dengan memberikan informasi kepada masyarakat, yang bersifat kritik maupun membangun.

“Kami tidak dapat bekerja semaksimal mungkin bila tidak ada peran pers. Karena kami tidak sempurna dalam bekerja,” ucap Dosmar.

Dia berharap, dengan momentum HPN 2022 ini, pers bisa menjadi akselerator perubahan di masa pandemi Virus Corona.

Selain itu, pers diharapkan menjadi corong bagi masyarakat agar selaku disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes).

“Harapan saya kedepan, tentunya pers dapat profesional dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Saya percaya, komunikasi dapat bisa selaras dan seimbang,” sebutnya. (Tumanggor)