Ida Damanik Mengaku dapat Bisikan dari Leluhur untuk Maju Pilkada Siantar

430
Ida Damanik usai mengikuti penyampaian visi dan misi di kantor NasDem Siantar.

Siantar, Lintangnews.com | Seorang Wali Kota dinilai bukan seorang tuan yang harus dilayani, namun harus menjadi pelayan bagi masyarakat.

Hal ini disampaikan  Ida Damanik, pada pemaparan visi misi Bakal Calon (Balon) Wali Kota Siantar di kantor Partai Nasdem, Jalan Patimura, Kota Siantar, Senin (4/11/2019).

Diantara puluhan bakal calon kepala daerah yang akan bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak pada 2020 di Siantar. Sosok calon ini merupakan sosok paling sederhana. Ketika diminta menyebutkan harta kekayaannya, Ida mengatakan tak punya uang dan harta yang berlebih.

Kepada sejumlah wartawan, Ida mengungkapkan, dirinya selaku seorang paranormal  sejak 10 tahun lalu mendapatkan dibisikan leluhurnya yakni Opung Raja Huti, agar maju di Pilkada Siantar.

“Sudah dari tahun 2004 lalu mendapat bisikan agar maju dalam Pilkada, namun selalu saya menolak,” ujarnya

Menurutnya,maraknya permasalahan yang menimpa masyarakat kecil dan generasi muda yang terjerembab ke dalam narkoba merupakan serangkaian bisikan yang diterima dirinya dari leluhurnya.

“Buatlah urat-urat, (administrasi) dan majulah. Para leluhur ingin Siantar dipimpin orang yang jujur dan tegas membela kebenaran,” sebut Ida.

Ia mengaku sempat merasa bingung, karena tak memiliki uang. “Sempat bingung karena tidak punya uang. Namun saya ingin maju karena niat tulus ingin  membantu masyarakat yang tidak mampu. Saya akan fokus jika terpilih membangun Sumber Daya Manusia (SDM), kegiatan kepemudaan, dan sejumlah hal lainnya,” urai Ida.

Ida menyadari, masih rekatnya Pilkada dengan elit kekuasaan dan politik uang. Ia mengatakan, akan mencari ramuan untuk mencuri simpati masyarakat agar dirinya dapat terpilih menjadi Wali Kota Siantar.

“Karenanya saya akan melakukan sosialisasi dan ramuan menghindari money politic (politik uang) dengan berbagai kegiatan, itu kan merugikan masyarakat,” tandasnya. (Elisbet)