Ini Penyebab Pengadaan di Dinas PRKP Tebingtinggi Layak Diusut

Barang rongsokan di Dinas PRKP Pemko Tebingtinggi.

Tebingtinggi, Lintangnews.com | Baru 4 tahun dioperasional untuk kebutuhan pengangkutan sampah di Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Kebersihan (PRKP) Pemko Tebingtinggi kini sudah menjadi besi tua.

Namun penyidik Kejaksaan sepertinya tidak mengambil tindakan, apalagi melakukan penyelidikan atas penggunaan keuangan negara.

Bahkan, aset aset yang dibeli melalui lelang dari APBD itu kini terlantar di sudut Jalan Gunung Agung BP 7, tepat di depan kantor Dinas PRKP, sehingga timbul tudingan miris atas kinerja di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut.

Menyikapi hal itu, Wali Kota LIRA Tebingtinggi, R Saragih berpendapat agar hal ini tidak ada pembiaran dan harus ada penindakan. Menurutnya, Kejaksaan harus bertindak adil dalam penggungkapan dengan melakukan penyelidikan atas penggunaan anggaran. “Hal ini harus diungkap dan diambil tindakan,” uucap Saragih, kemarin.

Sekedar diketahui, pembelian mobil dinas untuk kebutuhan pengangkutan sampah di Dinas PRKP Pemko Tebingtinggi kini jadi sorotan tajam.

Bahkan, dana perawatan yang digunakan kini dipertanyakan. Ini akibat mobil dinas itu menjadi barang besi tua. Hal itu terlihat jelas sepanjang di pinggiran Jalan BP 7, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi.

Padahal, penggunaan dana dari APBD  itu digunakan baru tahun 2015. Namun di tahun ini diusulkan akan dilelang, sehingga jelas ada keanehan.

Plt Kepala Dinas PRKP, Zubir Harahap, kemarin, usai menghadiri peresmian 4 gedung baru milik Pemko Tebingtinggi yang dihadiri Gubsu, Edy Rahmayadi mengakui, bekas mobil dinas itu akan dilelang, meski baru jalan 4 tahun penggunaan.

Zubir yang juga Staf Ahli Wali Kota itu mengaku tidak ada lagi dana perawatan untuk itu. “Jadi percuma,” kilah Zubir langsung pergi menaiki mobil dinas baru. (purba)