Jalan di Persimpangan Kantor PUPR Humbahas Butuh Perbaikan

Pengendara betor melintasi jalan di persimpangan kantor Dinas PUPR Humbahas yang mengalami kerusakan cukup parah.

Humbahas, Lintangnews.com | Selama ini masyarakat dan para Aparatur Negeri Sipil (ASN) di lingkungan Pemkab Humbang Hasundutan (Humbahas) selalu melintasi jalan di persimpangan kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan beberapa kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.

Kondisi jalan persimpangan kantor yang terletak di Jalan Sijama Polang, Desa Purba Dolok, tepatnya di samping SMA Negeri 1 Doloksanggul itu selalu menjadi bahan olok-olokan masyarakat setempat. Ini karena Pemkab Humbahas tidak terlalu  memperdulikan kondisi persimpangan itu dan terkesan seperti tutup mata.

Desmon Purba (33) salah seorang warga setempat yang dikonfirmasi, Selasa (8/10/2019) dengan tegas meminta kepada dinas terkait agar jalan di persimpangan itu lebih diperhatikan.

“Jangan nanti setelah adanya yang tidak diinginkan di jalan persimpangan itu, baru ditangani. Kami masih sayang dengan anak-anak sekolah, karena jalan persimpangan itu tepat di samping pagar sekolah. Sementara anak sekolah saat ini banyak yang mengendarai sepeda motor. Padahal di jalan persimpangan itu ada besi beton dan kami tidak mau ada yang terjadi nantinya,” ujar Desmon.

Hal senada juga disampaikan salah seorang pengendara wanita yang bekerja sebagai ASN di salah satu kantor yang namanya tidak mau disebutkan. Dia menilai, seharusnya jalan persimpangan itu diperbaiki, karena sudah termasuk rusak parah.

“Saya saja khawatir keluar masuk persimpangan itu jika ingin kekantor dan mau pulang. Terkadang saya harus pelan-pelan saat melintas. Sementara persimpangan itu menanjak ditambah lagi jika mobil datang dari depan, terkadang saya gugup dan pernah hampir terjatuh di situ,” terangnya.

Edison Simbolo salah seorang Tokoh Masyarakat setempat juga berharap agar Pemkab Humbahas tidak menyepelekan kondisi jalan di persimpangan kantor itu, karena berbahaya.

“Pemerintah jangan membiarkan jalan persimpangan itu rusak, karena bisa berbahaya. Kami butuh perbaikan, karena di lokasi itu banyak anak sekolah yang belum mahir berkendara,” tegasnya. (Akim)