Taput, Lintangnews.com | Pelaksanaan proyek pengeringan jagung yang sempat mandek bersumber dari dana CSR PT Inalum dikerjakan IT Del di Kecamatan Sipoholon, tampaknya tinggal menunggu untuk menyempurnakan janji mereka pada Pemkab Tapanuli Utara (Taput).
Namun tampak di lokasi pekerjaan hingga Selasa (2/6/2021), belum ada titik jelas kapan akan bisa diselesaikan proyek pengeringan jagung tersebut.
Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Pemkab Taput, Fajar Gultom dikonfirmasi melalui sambungan telepon selularnya menuturkan, 3 minggu lalu mereka telah melakukan zoom meeting dengan pihak PT Inalum.
“Ini terkait kapan penyelesaian proyek pengeringan jagung yang bersumber dana dari CSR tahun 2019 itu. Mereka berjanji akan menyelesaikan sampai akhir bulan Juni 2021,” katanya.
Sementara itu sebelumnya, PT Inalum datang berkoordinasi pada Pemkab Taput diterima Sekretaris Daerah (Sekda), Indra Simaremare dan Kabag Perekonomian, menyampaiakn proyek itu akan selesai sampai bulan Juni 2021.
Mewakili Pimpinan PT Inalum, Tagor Sidabutar dan perwakilan IT DEL, Vera Situmorang menuturkan, proyek itu sebenarnya tidak mangkrak dan akan dikerjakan kembali, sehingga harus bisa selesai pada bulan Juni tahun 2021 ini.
Hal ini akan mereka laksanakan tanpa harus melakukan sosialisasi kembali terkait akan berlangsungnya proyek itu pada masyarakat sekitar.
“Proyek pengeringan jagung itu dilakukan hanya sebagai upaya ajang uji coba pengembangan teknologi dari PT Inalum. Karena belum pernah ada yang seperti ini di Taput dan nantinya diserahkan pengerjaannya kembali kepada pihak IT DEL,” ucap Tagor ketika itu.
Di tempat terpisah, Bupati Taput, Nikson Nababan melalui pesan WhatsApp (WA) menyampaikan, akan menyurati PT Inalum dan IT Del terakit realisasi pekerjaan proyek pengeringan jagung tersebut. (Pembela)



