Jasad TKI Warga Pulau Rakyat Akhirnya Tiba di Asahan

Peti tempat jenazah Dedek saat tiba di rumah duka untuk selanjutnya dimakamkan.

Asahan, Lintangnews.com | Akhirnya jasad Dedek Syahputra Napitupulu, seorang Tenaga Kerja Indonesia ( TKI) di Negara Malaysia yang mengalami kecelakaan lalu lintas (laka lantas) hingga meninggal dunia dan jasadnya sempat tertahan akibat beberapa surat yang dimiliki tidak lengkap, tiba di Tanah Air, Minggu (17/2/2019).

Setibanya di rumah duka di Dusun IV Desa Pulau Rakyat Tua, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan disambut isak tangi keluarga terutama adik kandung Dedek bernama Cici Qomariah.

Dirinya menangis histeris melihat jasad sang kakak di dalam peti, sehingga suasana rumah duka pecah dengan isak tangis, baik keluarga, kerabat dan jiran tetangga.

Sementara itu informasi yang dihimpun, diketahui Dedek dan Cici adalah anak yatim piatu sejak beberapa tahun yang lalu

Kepala Desa (Kades) Pulau Rakyat Tua, Hamzah Siagian saat diwawancarai mengatakan, kematian Dedek murni karena kecelakaan, tidak ada tanda kekerasan di tubuh korban dan diketahui sempat dilakukan proses otopsi di Malaysia.

Jenazah Dedek saat akan dibawa ke pemakaman.

“Kita ketahui, tidak ada tanda bekas kekerasan di tubuh almarhum. Dan almarhum telah diotopsi di Malaysia, jadi jangan mudah terpropokasi dengan kabar yang tidak benar, sehingga menimbulkan hoax,” ujar Hamzah, Senin (18/2/2019).

Dia juga mengatakan, kepulangan jenazah Dedek berkat bantuan dari Komunikasi TKI di Malaysia.

Pasalnya, jenazah almarhum sempat tertahan kurang lebih 1 minggu, sehingga akhirnya kembali dipulangkan ke kampung halamannya untuk dimakamkan berdekatan dengan makam ayah dan ibunya. Saat ini tinggal Cici seorang diri.

“Memang ada beberapa surat adimistrasi yang tidak dilengkapi Dedek selama tinggal di Malaysia, ditambah pihak keluarga tidak memiliki biaya,” ujar Hamzah, sembari mengingatkan untuk melengkapi persyaratan apabila hendak bekerja ke luar negeri. (heru)