Anggota Pemuda Pancasila Siantar Sekarat Dikeroyok Warga Jalan Singosari

Korban pengeroyokan Adam Subarkah Hutasuhut saat mendapat perawatan medis Rumah Sakit Vita Insani sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Malayati Medan.

Siantar, Lintangnews.com | Anggota Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila (PP) warga Jalan Nagur Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Utara menjadi korban pengeroyokan warga Jalan Singosari.

Peristiwa pengeroyokan itu terjadi di depan Sekolah Dasar (SD) Jalan Singosari, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, Sabtu (16/2/2019) malam.

Akibat kejadian tersebut, Adam Subarkah Hutasuhut (20) terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit (RS) lantaran luka di kepala yang dialaminya.

Menurut abang korban, Imam Hutasuhut didampingi penasehat hukumnya Frederiq Rangkuti, adiknya menjadi korban pengeroyokan saat melintas di lokasi kejadian dan dilontarkan ucapan kasar oleh pelaku.

“Adik saya pada saat itu sedang mengendarai sepeda motor. Pas melintas di Jalan Singosari, adik saya dicakap kotori. Adik saya tidak terima dan menemui pelaku yang mengucapkan kata kotor itu,” ucap Imam.

Sambungnya, pelaku yang mengeroyok adiknya yakni, diketahui bernama, Anggi (20) warga Jalan Singosari, Gang Sumber Sari, bersama rekannya Bayu dan Baya.

“Adik saya dipukul pakai batu dan dikeroyok. Usai pengeroyokan itu, adik saya sempat dilarikan ke RS Tentara dan dirujuk ke Rumah Sakit Vita Insani (RSVI),” jelas Imam.

Dikarenakan kondisi yang cukup parah, pihak keluarga akhirnya merujuk korban ke RS Malagayati Kota Medan

Sementara itu, Frederiq Rangkuti mengatakan, ketika pihaknya membuat laporan, tidak terima ketika para pelaku nantinya dijerat dalam pasal 351.

“Karena pelaku penganiayaan 3 orang, lebih tepatnya pelaku dikenakan pasal 170,” ucapnya, Senin (18/2/2019).

Pihaknya juga meminta kepada aparat Kepolisian, terkhususnya Polres Siantar agar segera menangkap para pelaku penganiaya tersebut.

“Saya takut nantinya para pelaku melarikan diri. Apabila para pelaku sudah diringkus, saya juga meminta agar dites urine. Karena saya menduga, para pelaku berbuat nekat menganiaya karena dipengerahui narkoba,” tandasnya mengakhiri. (irfan)