Jelang Hari Raya Idul Adha, Pemko Siantar Pantau Hewan Kurban dan Penanganan PMK

Apel pelepasan petugas pemantauan hewan kurban yang dipimpin Plt Wali Kota Siantar, Susanti Dewayani.

Siantar, Lintangnews.com | Menjelang Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah, Pemko Siantar memantau kondisi hewan kurban.

Pemantauan hewan kurban dimulai, Jumat (8/7/2022), yang diawali dengan apel pelepasan petugas pemantauan hewan kurban yang dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota, Susanti Dewayani di halaman Balai Kota, Jalan Merdeka, Kecamatan Siantar Barat.

Susanti dalam amanat apelnya mengatakan, berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (In-Mendagri) Nomor 32 Tahun 2022 tentang Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), pemerintah daerah diperintahkan untuk memastikan keamanan dan kelancaran pelaksanaan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1443 H, dengan mempedomani Surat Edaran Menteri Agama (Menag) Nomor 10 Tahun 2022 tentang Panduan Penyelenggaraan Sholat Hari Raya Idul Adha dan Pelaksanaan Kurban Tahun 1443 Hijriah dan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 32 Tahun 2022 tentang Hukum dan Panduan Pelaksanaan Ibadah Kurban saat kondisi wabah PMK.

Plt Wali Kota menyampaikan kepada personil yang masuk dalam Satuan Tugas (Satgas) Penanganan PMK dan Tenaga Penghubung serta dinas terkait agar melakukan pemantauan dan pemeriksaan lokasi pelaksanaan kurban dan kesehatan hewan sesuai wilayah pemantauan masing-masing.

Ini termasuk memastikan pelaksanaan Hari Raya Kurban dan hewan kurban sudah mempedomani surat edaran Menag dan fatwa MUI.

“Satgas Penanganan PMK dan petugas penghubung agar tetap melaksanakan tugas pemantauan dan penanganan PMK di wilayah Siantar,” katanya.

Ada pun petugas penghubung (liaison officer/LO) Satgas Penanganan PMK yakni: untuk Kecamatan Siantar Timur: Asisten III Bidang Administrasi Umum, Pardamean Silaen dan Sekretaris BPBD, Edi Sutrisno.

Kecamatan Siantar Utara: Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Happy Oukumenis Daely dan Sekretaris Satpol PP, Sugiarto. Kecamatan Siantar Martoba: Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Dedi Tunasto Setiawan dan Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, Sofian Purba.

Selanjutnya, Kecamatan Siantar Sitalasari: Kaban Kesbangpol, Sofie Megawary Saragih dan Kabid Pembinaan Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Kesbangpol, Gilbert Linggom Ambarita.

Kemudian untuk Kecamatan Siantar Marimbun: Plt Kadis Koperasi, UMKM dan Perdagangan, Herbet Aruan dan Kabid Pendapatan I BPKD, Subrata Nata Lumbantobing. Kecamatan Siantar Selatan: Plt Kepala Bappeda, Farhan Zamzamy dan Kabid Perencanaan Fisik dan Prasarana Bappeda, Nalpius.

Sementara Kecamatan Siantar Marihat: Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu, Agus Salam dan Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu, Naek M Tambunan. Terakhirnya, Kecamatan Siantar Barat : Plt Kepala BPKD, Masni dan Kabid Pengembangan Karir dan Promosi BKD, Timbul Hamonangan SimanjuntakS.

Usai apel, LO dan petugas pemantauan menggelar rapat di Ruang Data Kantor Wali Kota Siantar. Dalam rapat itu, Ketua Satgas Penanganan PMK yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Pemko Siantar, Budi Utari Siregar mengatakan, pemantauan dilaksanakan hingga seluruh hewan kurban selesai disembelih.

“Kemungkinan Sabtu (9/7/2022) sudah ada yang merayakan Hari Raya Idul Adha dan menyembelih hewan kurban. Penyembelihan dilanjutkan Minggu (10/7/2022), dan Senin (11/7/2022),” terang Budi Utari.

Tugas tim pemantau, katanya, memastikan hewan-hewan kurban yang disembelih dalam kondisi sehat. Untuk memastikan kesehatan hewan-hewan tersebut, tim pemantau didampingi dokter hewan di Dinas Ketahanan Pangan Pemko Siantar.

Dilanjutkan Budi Utari, jika Kabupaten/Kota lainnya di Sumatera Utara menolak masuknya hewan kurban dari daerah lain, tidak demikian dengan Siantar.

“Kita masih memberikan dispensasi mengingat kebutuhan hewan kurban masih harus didatangkan dari daerah lain,” sebutnya. (Rel)