Kadinkes Taput Ajak Manfaatkan Program Jampersal

33
Kepala Dinas Kesehatan Taput, Alexander Gultom.

Taput, Lintangnews.com | Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Tapanuli Utara (Taput) sudah melakukan sosialisasi mengenai pogram Jaminan Persalinan (Jampersal) ke berbagai Desa.

Ternyata masih ada juga masyarakat yang belum benar-benar maksimal untuk memanfaatkannya.

“Padahal persyaratan untuk mendapatkan program Jampersal itu sebenarnya mudah dan praktis. Masyarakat cukup mendatangi dan mendaftar di Puskemas setiap Kecamatan, Bidan atau Fasilitas Kesehatan (Faskes) lain yang menjadi mitra dari Jampersal,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes), Alexander Gultom, Selasa (22/10/2019).

Dia juga mengatakan, bagi masyarakat yang ingin mendapatkan jaminan pembiayaan persalinan melalui Jampersal, maka persyaratannya tidak rumit.

Seperti cukup membawa foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku, surat rujukan asli dari Puskesmas atau Bidan yang bekerjasama dengan Dinkes atau Bidan Jampersal. Apabila ada yang belum memiliki KTP, maka bisa melampirkan surat bukti nikah atau surat domisili dari Kepala Dusun (Kadus) setempat.

Sedangkan untuk kasus darurat, menurut Alexsander, dapat langsung berobat ke RSUD Swadana Tarutung tanpa membawa surat rujukan. Namun dengan segera melapor ke pengelola Jampersal di RSUD Tarutung.

Alexander menuturkan, sasaran yang dijamin Jampersal antara lain, ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas sampai 42 hari setelah melahirkan dan bayi baru lahir sampai dengan usia 28 hari.

Sedangkan aturan yang ditanggung jaminan pembiayaan Jampersal meliputi, pemeriksaan kesehatan, pertolongan persalinan, pelayanan nifas, Keluarga Berencana (KB) pasca persalinan dan bayi baru lahir.

Sementara peserta program Jampersal adalah seluruh ibu hamil yang belum memiliki jaminan persalinan, tidak tertanggung di dalam kepesertaan Asuransi Kesehatan (Akses), Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda), Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) dan asuransi lainnya.

Untuk pelayan yang didapat peserta Jampersal meliputi, pemeriksaan kehamilan (ANC) sekurang-kurangnya 4 kali (1kali di trimester I, 1 kali di trimester II dan 2 kali di trimester III), persalinan normal, pelayanan nifas normal, pelayanan bayi baru lahir normal, pemeriksaan kehamilan resiko tinggi, pelayanan pasca keguguran dan persalinan per vaginam dengan tindakan emergensi dasar.

Berikutnya, pelayanan bayi baru lahir dengan tindakan emergensi dasar, pemeriksaan rujukan kehamilan pada kehamilan resiko tinggi, penanganan rujukan pasca keguguran, penanganan Kehamilan Ektopik Terganggu (KET), persalinan dengan tindakan emergensi komprehensif, pelayanan bayi baru lahir dengan tindakan emergensi komprehensif dan pelayanan KB pasca persalinan.

“Sasaran pelayanan Jampersal tidak mengenal batas wilayah. Artinya peserta berhak mendapatkan pelayanan dimanapun berada dengan menunjukkan KTP atau identitas diri lainnya. Harapan kami, mari kita manfaatkan dengan baik dan benar akan kehadiran Jampersal saat ini di Taput,” sebut Alexander. (Pembela)