Kadishub Taput Berikan Ruang pada Awak Media Untuk Konfirmasi Kabidnya

Kadis Perhubungan Pemkab Taput, Kijo Sinaga.

Taput, Lintangnews.com | Mungkin karena masih baru menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Pemkab Tapanuli Utara (Taput), Kijo Sinaga memberikan ruang pada awak media untuk saling tukar informasi melalui Kepala Bidang (Kabid) nya.

Saat salah satunya Kabid Teknis Sarana dan Prasana, Nimrot R Hutasoit dikonfirmasi media terkait pengelolaan perparkiran, jumlah terminal, presentase uji KIR angkutan kendaraan umum serta persoalan trafic light yang terkadang tidak berfungsi dengan baik dan proyek pengerjaan marka serta rambu jalan.

Menurutnya, ini merupakan program Dishub untuk peningkatan fasilitas keselamatan jalan, sebab masih dibutuhkan sapras untuk mendukung pembangunan jalan hotmix yang sudah dibangun Pemkab Taput akhir-akhir ini.

“Terkait perparkiran yang dikelola Dishub pada tahun 2021 dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 200 juta, kami tidak bisa mencapai target karena pada tahun itu terkendala akibat Covid-19, yang melanda seluruh dunia dan Taput,” sebut Nimrot, Selasa (18/1/2022).

Sementara mengenai juru parkir telah menyediakan berupa rompi, topi, media karcis dan tanda pengenal. Sedangkan tidak memberikan karcis kepada pengguna kendaraan yang ditagihnya, Nimrot menuturkan, Dishub akan melakukan pembinaan kembali pada juru parkir.

Sedangkan Kabid Lalu Lintas (Lalin), Agus Sianturi saat ditanya berapa jumlah ijin trayek kendaraan perkotaan dan perdesaan, penumpang umum, kendaraan bus dan becak motor (betor), penumpang bus, pesawat dan kapal danau yang dilaporkan Dishub mulai tahun 2016 sampai 2020 kepada Pemkab Taput dalam hal ini Bappeda, akan mencoba mencari data sesungguhnya karena saya masih baru menjabat.

Saat awak media kembali menanyakan kepada Kijo Sinaga melalui pesan WhatsApp (WA) terkait keberadaan 2 mobil bus bantuan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang diperuntukkan untuk kepentingan umum dan sosial pada tahun 2017 lalu menuturkan, 1 unit bus keadaan rusak berat berada di bengkel di Kota Siantar dan 1 unit bus di gedung PKB Dishub. (Pembela)