Kapoldasu Berjanji akan Tuntaskan Kasus Keributan di RS HKBP Balige

Kapoldasu, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak saat memberikan keterangan pers.

Medan, Lintangnews com | Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak menegaskan akan menuntaskan kasus keributan yang terjadi di Rumah Sakit (RS) HKBP Balige, Kabupaten Toba, Minggu (10/10/2021).

“Dalam kasus keributan itu, sudah 2 orang sudah kita tangkap yakni, Taren Sing dan Jasprit Sing,” katanya didampingi Wakapoldasu, Brigjen Pol Dadang Hartanto dan Dir Reskrimum, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, Selasa (12/10/2021).

Irjen Pol Panca mengungkapkan, peristiwa itu berawal saat Taren Sing dan Jasprit Sing menjeguk keponakannya bernama Sanjay di RS HKBP Balige, karena mengalami kecelakaan lalu lintas (laka lantas).

“Mereka bermohon kepada pihak RS yaitu dokter untuk segera dilakukan penanganan. Tim dokter telah melakukan penanganan berupa melakukan pembersihan terhadap luka dan sudah jahit,” katanya.

Kapoldasu mengungkapkan, pihak RS kemudian meminta Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan surat vaksin sebagai syarat administrasi agar pasien dapat ditangani lebih lanjut. Namun kedua pemuda itu mendesak agar dilakukan pengobatan terhadap saudaranya tersebut.

“Tiba-tiba keduanya melakukan pengerusakan di meja resepsionis RS. Kemudian terjadi aksi saling pukul saat satpam mencoba mengamankan kedua pelaku,” ungkapnya.

Terhadap kedua pelaku saat ini dirawat di RS Columbia Medan. Sedangkan Sanjay yang sebelumnya dirawat di RS HKBP Balige telah dibawa keluarga dan dirawat di RS Mitra Sejati.

Irjen Pol Panca menerangkan, Tim Direktorat Reserse Kriminal Umum Poldasu bersama Polres Toba akan menuntaskan kasus keributan di RS HKBP Balige tersebut.

“Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan untuk mendapatkan keterangan dari kedua pelaku yang tengah menjalani perawatan di RS Columbia,” terangnya.

Sementara itu, Winda mewakili keluarga kedua pelaku menyampaikan permohonan maaf atas keributan yang terjadi di RS HKBP Balige tersebut.

“Saya mohon maaf. Kami keluarga menyerahkan semua penaganan kasusnya kepada pihak Kepolisian,” pungkasnya.(Frengki)