Di Padang Sidimpuan, Pengedar Ganja Dibekuk Petugas di Pakter Tuak

Pelaku AM diamankan bersama barang bukti.

Padang Sidimpuan, Lintangnews.com | Seorang pria yang diduga sebagai pengedar narkoba jenis ganja berinisial IPN (33) dibekuk Satuan Reserse Narkoba Polres Padang Sidimpuan di salah satu pakter tuak di Jalan Alboin Hutabarat kawasan Aek Korsik, Kelurahan Wek VI, Kecamatan Padang Sidimpuan Selatan, Kota Padang Sidimpuan, Sabtu (9/10/2021).

Saat dibekuk petugas, IPN tidak banyak melakukan perlawanan. Kemudian personil melakukan penggeledahan dan berhasil mengamankan ganja daun kering yang dibungkus menggunakan plastik warna hijau seberat 8,20 gram disembunyikan tersangka tidak jauh dari lokasi penangkapan.

“IPN merupakan warga Jalan Yos Sudarso Kampung Jawa Kelurahan Wek IV ditangkap di salah satu pakter tuak di Jalan Albion Hutabarat, Sabtu (9/10/2021) sekira pukul 22.00 WIB dengan barang bukti ganja siap edar,” kata Kasat Narkoba, AKP Sammailun Pulungan, Rabu (13/10/2021).

Dijelaskan, saat diamankan, ganja dibungkus menggunakan plastik warna hijau seberat 8,20 gram.

“Selain ganja, polisi juga mengamankan barang bukti lainnya yakni, 1 helai potongan plastik warna hijau1 buah plastik bening, 1 buah pisau catter dan uang tunai sebesar Rp 67.000 yang diduga hasil penjualan narkotika,” sebut AKP Sammailun.

Penangkapan bermula adanya informasi dari masyarakat, jika di kawasan Jalan Albion Hutabarat sering terjadi jual beli ganja. Mendapat laporan itu sambung, AKP Sammailun, petugas pun melakukan penyelidikan dan pengintaian.

Melihat IPN dengan gerak gerik mencurigakan, saat itu petugas menangkapnya. Saat dilakukan penggeledahan, personil menemukan barang bukti yang disembunyikan tidak jauh dari lokasi penangkapan.

Kemudian pelaku dan barang bukti diboyong ke Mapolres Padang Sidimpuan untuk dilakukan penyelidikan dan proses hukum selanjutnya.

Dari hasil interogasi, pelaku mengakui, barang haram itu dibelinya dari seorang pria berinisial AM (40), warga Pijorkoling Kecamatan Padang Sidimpuan Tenggara, Kota Padang Sidimpuan.

Saat ini petugas masih melakukan pengejaran dan AM sudah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Akibat perbuatannya, tersangka IPN dijerat dengan Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman 4 sampai 12 tahun penjara. (SS)