Kapolsek dan Perusahaan Perkebunan Gelar Rakor di Aula Polsek Bilah Hilir

Pelaksanaan rakor yang berlangsung di aula Polsek Bilah Hilir.

Labuhanbatu, Lintangnews.com | Polsek Bilah Hilir lakukan rapat koordinasi (rakor) tentang situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dan penerapan UU Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan.

Rakor bersama pimpinan perusahaan itu meliputi Kecamatan Bilah Hilir dan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu merupakan yang merupakan wilayah hukum (wilkum) Polsek Bilah Hilir dilaksanakan di Aula Polsek, Rabu (15/1/2020) dihadiri Wakapolsek, Iptu K Manurung dan Kanit Reskrim, Ipda F Sigiro.

Kapolsek, AKP Krisnat Indratno menyampaikan tujuan dari rakor guna mengetahui dan sekaligus sebagai deteksi dini situasi kamtibmas di wilkum Polsek Bilah Hilir.

“Kita ingin menyampaikan pada pihak perusahaan, bahwa penyidik Polsek Bilah Hilir akan menerapkan UU Nomor 39 Tahun 2014 atas peristiwa pidana berhubungan dengan hasil perkebunan di wilkum Polsek Bilah Hilir yang memilki izin Hak Guna Usaha (HGU). Sehingga perusahaan agar mempersiapkan administrasi yang berhubungan dengan perkebunan masing-masing,” jelas Kapolsek.

Dari pertemuan itu dan sesuai penyampaian beberapa perwakilan perusahaan, jika situasi kamtibmas di lingkungan perusahaan masing-masing masih kondusif dan aman.

Humas PT HSJ, G Bangun didampingi Humas PT CSR, Syafrijal Harahap mengapresiasi yang disampaikan Kapolsek, jika kamtibmas dan penerapan UU Nomor 39 Tahun 2014 yang berhubungan dengan aset, baik aset perusahaan dan pemerintah.

Lanjut keduanya, aset pemerintah itu apabila hasil dan pendapatan perkebunan baik, maka pajak serta lainnya yang berhubungan dengan pemerintah akan lebih besar. Sebaliknya jika aset perkebunan diganggu, maka produksi juga berkurang,

“Perusahaan mendukung penerapan UU Nomor 39 Tahun 2014 guna membuat efek jera pelaku kejahatan. Semoga sosialisasi kita disampaikan pada Kepala Desa (Kades) atau Pejabat Desa,” tutup Bangun. (Sofyan)