Kejatisu Berjanji Usut Dugaan Korupsi di 2 OPD Pemkab Simalungun

56
Aksi unjuk rasa Aliansi bersama DPP Lipan dan DPC Tipikor Indonesia Siantar-Simalungun di Kejatisu.

Medan, Lintangnews.com | Aliansi bersama DPP Lipan dan DPC Tipikor Indonesia Siantar-Simalungun melakukan aksi unjuk rasa di halaman Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Medan pada Rabu (15/1/2020)

Aksi unjuk rasa ini merupakan tindak lanjut atas laporan Aliansi bersama DPP Lipan dan DPC Tipikor Indonesia Siantar-Simalungun terkait dugaan korupsi di 2 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Simalungun yang telah dilayangkan ke Kejatisu sebelumnya pada Senin (23/12/2019) lalu.

Hasan Basri Harahap selaku Koordinator Aksi dalam orasinya menyampaikan, adanya dugaan korupsi yang terjadi di 2 OPD Pemkab Simalungun yang merugikan negara hingga sebesar Rp 2,2 miliar.

“Kami menduga telah terjadi tindak kejahatan korupsi di 2 Dinas Kabupaten Simalungun yaitu pada Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Penataan Ruang (PUPPR) yang merugikan negara Rp 500 an juta pada tahun anggaran 2018 dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Nagori (PMPN) dengan kerugian Rp 1,7 miliar di tahun anggaran 2016,” jelasnya.

Ia juga meminta dan mendesak agar pihak Kejatisu untuk segera mengusut dugaan korupsi yang mereka laporkan.

“Kami meminta dengan tegas agar pihak Kejaksaan untuk segera mengusut dan menindaklanjuti laporan yang telah dilaporkan. Kami jug mendesak agar pengusutan kasus dugaan korupsi ini dilakukan hingga tuntas demi tegaknya supremasi hukum. Sebab tindak pidana korupsi merupakan kejahatan luar biasa di negeri ini, sehingga peran Kejaksaan harus mampu menjadi garda terdepan dalam pemberantasan tindak pidana korupsi,” tegasnya.

Setelah orasi disampaikan, Sumanggar selaku Kasi Penkum Kejatisu menanggapi permintaan menegaskan pihaknya menerima serta menyampaikan pada pimpinan dan akan mengusut dugaan korupsi yang telah dilaporkan.

“Kejatisu akan tegas dan serius dalam mengusut dugaan korupsi di 2 OPD Pemkab Simalungun yang telah kawan-kawan laporkan pada kami,” tegasnya.

Sumanggar juga menyampaikan ucapan terima kasih pada massa aksi, karena telah turut menjadi mitra Kejaksaan dalam pemberantasan korupsi.

“Kami ucapkan terima kasih pada kawan-kawan semua karena telah bersedia menjadi mitra dalam upaya memberantas korupsi di negeri ini terkhusus Sumut,” pungkasnya.

Sebelum massa aksi meninggalkan halaman Kejatisu, Hasan Basri Harahap menegaskan, pihaknya akan tetap mengkawal laporan itu. Apabila Kejaksaan tidak menunjukkan sikap keseriusan dan ketegasannya, mereka akan kembali melakukan aksi dengan jumlah yang lebih besar.

“Kami akan tetap mengkawal laporan kasus dugaan korupsi itu. Jika pihak Kejaksaan tidak menunjukkan keseriusan dan ketegasannya, kami akan kembali melakukan aksi dengan jumlah massa yang lebih besar,” tutupnya. (Elisbet)