Kepala Pusat Karantina Hewan Hadiri Pelepasan Jenazah Kepala BKP Kelas II Medan

Kepala Pusat Karantina Hewan dan Keamanan Hayati Badan Karantina Pertanian (BKP), Agus Sunanto memberikan tali asih pada istri almarhum.

Deli Serdang, Lintangnews.com | Kepala Pusat Karantina Hewan dan Keamanan Hayati Badan Karantina Pertanian (BKP), Agus Sunanto menghadiri pelepasan jenazah Kepala BKP Kelas II Medan, Putu Gede Widiarsa Putra,berlangsung di kantor BKP Kelas II Medan, Dusun Lestari Desa Pasar V Kebun Kelapa, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, Senin (31/5/2021).

Kehadiran Agus Sunarto dalam rangka mewakili Menteri Pertanian, Sahrul Yasin Limpo dan Kepala BKP, Bambang untuk menyampaikan turut berduka cita atas berpulangnya Putu Gede.

Prosesi pelepasan jenazah ini dihadiri istri almarhum, Ni Made Ratna Yuliasih dan keluarga, Kepala BKP Belawan, Kepala Tata Usaha (KTU) BKP Kelas II Medan, Prima Indra dan jajaran pegawai.

Prima Indra dalam sambutannya mengucapkan turut berduka cita atas berpulangnya pimpinan mereka. Sebelumnya almarhum menderita sakit dan telah dirawat 21 hari di salah satu Rumah Sakit (RS) di Kota Medan, hingga tepat sekira pukul 07.58 WIB, Minggu (30/5/2021) menghembuskan nafas terakhirnya.

“Kami merasa kehilangan seorang pimpinan dan bapak yang banyak mengayomi. Selama 5 bulan bertugas di BKP Medan ini belum banyak yang diperbuat di sini, namun beliau berpesan agar setiap pegawai bekerja lurus dan menerapkan fakta integritas dalam bekerja,” kata Prima.

Sementara Agus Sunanto menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya almarhum. Menurutnya, Putu Gede ditugaskan ke Medan dari Bali untuk membesarkan BKP dan dapat bekerja sama dengan para stake holder, termasuk juga pimpinan Bandara Internasional Kualanamu.

“Dalam menjalankan tugas, almarhum dikenal sangat baik dan tekun, namun dalam bertugas beliau tidak panjang, ternyata Tuhan Yang Maha Esa sangat sayang padanya dan membawa ke pangkuan Nya,” paparnya.

Istri almarhum mengucapkan terima kasih pada semua jajaran balai karantina yang telah banyak membantu suaminya selama ini dalam bertugas dan memohon maaf apabila ada kesalahan sengaja maupun tidak sengaja pada pegawai.”Saya juga meminta doa agar bersama keluarga dapat tabah menjalani cobaan ini,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Agus menyerahkan tali asih, sekaligus dana santunan Serikat Tolong Menolong (STM) jajaran BKP kepada istri almarhum. (Idris)