Asahan, Lintangnews.com | Warga Kelurahan Kedai Ledang, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan kesal dengan sikap pemerintah yang diam melihat kondisi Jalan HM Yamin yang berlubang dan membahayakan pengguna jalan.
Karena kesalnya, membuat warga menanam pohon pisang di badan jalan yang tak kunjung diperbaiki itu.
“Kami kesal dan kecewa sudah bertahun-tahun jalan berlubang dan sama sekali tidak diperbaiki atau ditutup walaupun keluhan sudah disampaikan,” ucap Asman, warga setempat, Senin (28/10/2019).
Warga sekitar tidak mau tau Jalan HM Yamin kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) atau Pemkab Asahan. Yang terpenting, lubang di badan jalan seharusnya ditutup pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ( PUPR ) atau instansi terkait lainnya yang bertanggung jawab.
Menurut Asman, kondisi lubang di badan jalan sangat membahayakan pengguna kendaraan terlebih sepeda motor saat malam hari.
“Sudah banyak pengendara sepeda motor menjadi korban akibat terjatuh karena lubang itu,” tutur Asman yang kecewa bersama warga lain menanam pohon pisang.
Hal senada dikatakan Sumin, warga Kisaran yang turut serta menanam pohon pisang setinggi 1 meter.
“Kami prihatin, respon maupun keluhan masyarakat khususnya pemakai jalan sama sekali tidak direspon Pemkab Asahan,” tuturnya.
Dia menuturkan, seharusnya Pemprovsu atau Pemkab Asahan jangan seolah-olah menutup mata.
“Masa yang kaya begitu saja enggak bisa diperbaiki,” ujarnya, seraya menuturkan walaupun itu tanggung jawab Pemprovsu, paling tidak jajaran Pemkab Asahan cepat tanggap jangan dibiarkan seperti saat ini,” paparnya. (Handoko)


