Ketua DPRD Simalungun ‘Warning’ Pimpinan OPD Tidak Merekrut Tenaga Honor Baru

Ketua DPRD Kabupaten Simalungun, Timbul Jaya Sibarani.

Simalungun, Lintangnews.com | Ketua DPRD Kabupaten Simalungun, Timbul Jaya Sibarani mengingatkan agar pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemkab Simalungun untuk tidak melakukan rekrutmen tenaga honor yang baru.

“Kita sudah dengar adanya rekrutmen tenaga honor di lingkungan OPD dan ada kewajiban yang dibebankan kepada calon tenaga honor. Jadi, kita tegaskan agar OPD tidak melakukan rekrutmen,” kata Timbul kepada wartawan, Rabu (6/1/2021).

Diungkapkan Timbul, jangan kan merekrut tenaga honor yang baru, untuk menyisip atau mengisi kekosongan yang sudah tidak aktif pun, diminta tidak dilakukan para pimpinan OPD. Menurut Timbul, ini karena tenaga honor itu dibayar dari alokasi APBD, sehingga rekrutmen harus melalui konsultasi dengan DPRD.

“Harus ada penjelasan rekrutmen itu atas kebutuhan apa. Karena situasi perekonomian masih dalam keadaan sulit, sebaiknya OPD memanfaatkan tenaga honor yang sudah ada,” kata Ketua Partai Golkar Kabupaten Simalungun ini.

Terkait berkembangnya kabar, di sejumlah OPD ada rekrutmen tenaga honor dan kepada calon dibebankan uang Surat Keputusan (SK) dengan nominal sebesar Rp 2 juta hingga Rp 10 juta, Timbul menyampaikan rasa prihatin.

“Kenapa dalam kondisi perekonomian dalam keprihatinan, OPD masih mengambil kesempatan untuk melakukan pungutan liar (pungli). Saya tegaskan, kalau ada tenaga honor lama, mau pun yang akan direkrutmen dibebankan biaya administrasi untuk mendapatkan SK, laporkan saja ke saya. Dijamin akan dilindungi, dan laporan itu akan saya teruskan ke penegak hukum,” kata Timbul.

Diingatkan Timbul, agar OPD tidak meneruskan niat untuk merekrut tenaga honor yang baru, dengan payung hukum yang tidak jelas.

“Jika ada masalah di kemudian hari, apalagi terkait dengan alokasi anggaran yang tidak melalui konsultasi dengan DPRD, maka tak segan-segan akan kita bawa ke ranah hukum,” kata Timbul. (Rel/Zai)