Ketua Komisi I Minta Lurah di Siantar Tak Persulit Warga Urus Surat Keterangan Bantuan UMKM

Ketua Komisi I DPRD Siantar, Andika Prayogi Sinaga.

Siantar, Lintangnews.com | Di tengah rencana pemerintah membantu para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lewat program dana hibah atau Bantuan Langsung Tunai (BLT), sejumlah warga mengeluh, karena diminta membayar Pajak Bumi Bangunan (PBB)

Warga diminta membayar PBB agar mendapatkan surat pengantar dari Lurah setempat.

“Sejumlah warga mengeluh dan menangis datang kepada saya, karena belum membayar PBB. Disebutkan, pembayaran PBB menjadi persyaratan untuk mendapatkan surat pengantar dari Lurah,” ucap Ketua Komisi I DPRD Siantar, Andika Prayogi Sinaga, Selasa (1/9/2020).

Terkait hal itu, Andika menyayangkan sikap dari Lurah di Kota Siantar yang terkesan mempersulit warga untuk mendapatkan bantuan.

“Seperti kita ketahui, di masa pandemi Covid-19 atau Virus Corona ini perekenomian masyarakat cukup lemah. Jadi jangan karena pembayaran PBB ini menjadi penghalang mendapatkan bantuan, karena ini (bantuan) sangat berarti bagi para pelaku UMKM,” terangnya.

Politisi Partai Hanura ini menghimbau seluruh Lurah di Siantar untuk lebih memaksimalkan kinerja, dengan mempermudah pengurusan surat keterangan agar dibawa ke Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Perdagangan Pemko Siiantar.

“Kita juga meminta kepada seluruh Camat di Siantar untuk turut serta mengawasi kinerja semua Lurah,” ujarnya.

Menurutnya, pembayaran PBB terkesan berlebihan di tengah masa sulit pandemi Covid-19.

“Ini kebijakan aneh, masyarakat makan saja sulit, ditambah lagi dipaksa bayar PBB,” pungkasnya.

Dalam hal ini, Ketua Fraksi Hanura DPRD itu tetap menghimbau masyarakat agar tidak lupa untuk mengikuti protokoler kesehatan.

Dikonfirmasi sebelumnya, salah satu Lurah di Siantar, Lurah Bane, Kecamatan Siantar Utara, Sahat Maruli Tua Saragih saat dikonfirmasi mengaku, kebijakan pembayaran PBB itu dibuat di tengah pengurusan surat keterangan dari warga. “Biar masyarakat bayar PBB saja,” ujarnya singkat. (Elisbet)